Minggu, 11 September 2016

SI GILA JACK MA

Jack Ma
Jack Ma, siapapun pasti pernah mendengar nama ini terutama mereka yang suka dengan segala macam yang berbau bisnis.

Jack Ma dulunya adalah seorang guru bahasa Inggris. Menjadi guru adalah pekerjaan terakhirnya sesudah lamaran pekerjaannya ditolak oleh banyak perusahaan. Bahkan ketika ia melamar ke KFC, dari 27 pelamar cuman ia satu-satunya yang tidak diterima.

Jack Ma kemudian membuat web yang menghubungkan antara para eksportir bernama Alibaba. Dari zero, Jack Ma kemudian dikenal sebagai orang terkaya di China dengan total harta senilai lebih dari 300 triliun rupiah. Ia dinamakan teman-temannya sebagai Crazy Jack.

Jack Ma sekarang lebih senang berbicara di depan para mahasiswa yang membutuhkan ilmunya, terutama ilmu tentang hidup bagaimana agar tidak mudah menyerah. Jack Ma kaya dulu baru jadi motivator, bukan seperti kebanyakan orang Indonesia yang memaksa diri menjadi motivator supaya bisa kaya.

Keuletan Jack Ma dan visinya yang global mencuri perhatian Jokowi. Jokowi langsung meminta Jack Ma menjadi penasihat ekonomi di bidang e-commerce.

Sudah bukan rahasia, Jokowi ingin mengembangkan internet sebagai lahan pekerjaan baru. Jumlah penduduk Indonesia yang besar dan pertumbuhan ekonominya yang masih berkembang, membuat Indonesia bisa menjadi pasar yang menarik di ASEAN. Pengguna internet di Indonesia pada tahun 2015, dilaporkan mencapai 93 juta jiwa, naik dari tahun lalu yang hanya 88 juta.

Kelihatannya ide Jokowi untuk menjadikan Jack Ma sebagai penasihat dalam tim Jokowi mendapat sambutan positif. Ma dikabarkan menerima tawaran itu.

Jokowi bukan tanpa sebab meminta Ma untuk menjadi penasihat. Jack Ma adalah jembatan Indonesia untuk masuk ke pasar China melalui e-commerce, dan berhubungan dengan China berarti kita akan masuk ke perdagangan internasional.

Selamat datang Crazy Jack, anda akan bertemu dengan Crazy Jok

Dan jika kerjasama ini terjadi, Jack Ma akan menambah daftar jumlah tenaga kerja China dari jutaan yang dikabarkan sudah ada di Indonesia. Dan Jokowi akan kembali mendapat cap sebagai budak aseng karena kerjasama dengan orang China.

Saran saya untuk Jack Ma, cobalah menjadi mualaf dulu, khatam Al-Quran 10 kali, pelihara jenggot dan hitamkan jidat.. Lebih bagus pake daster putih, sehingga anda tidak dicap sebagai si China kafir yang mencari makan di Indonesia.

Indonesia ini ke Arab-Araban bukan ke China-Chinaan, tolong dipahami dulu hal ini. Jack Ma bisa mencontoh Felix Siaw jika ingin berhasil di Indonesia.


Semoga Abu Jack Ma, segera mendapat hidayah. Ketik amin, like dan bagikan.. Seruputtt.