Rabu, 19 Oktober 2016

Sesuatu Yang Selalu Hilang

Hilang
Lost
Sebenarnya manusia itu selalu mencari keseimbangan dalam dirinya.
Dan keseimbangan termudah yang bisa ia dapatkan adalah dengan mencari pasangan yang bisa mengisi ketidak-seimbangannya.

Ada yang mencari pasangan yang mirip dengannya, ada juga yang mencari seseorang yang jauh berbeda yang bisa menutupi kelemahan dirinya.
 
Karena itulah ketika seseorang menemukan pasangan yang menurutnya tepat, ia sedang berjalan menuju keseimbangan. Ia cenderung bahagia dan itu terpancar dari dalam tubuhnya, menyinarkan wajahnya.
 
Hanya saja kadang proses membunuh semua yang pernah ia harapkan. Ia belajar pada waktu yang menguatkan meski sering juga menjauh. Manusia sedang mencari titik kessmpurnaan diri yang tidak akan pernah ia dapatkan.
 
Seperti secangkir kopi, tidak ada keseimbangan yang benar-benar sempurna antara pahit dan manisnya. Kita hanya disuruh belajar menikmati segala kekurangan dalam setiap cecap lidah kita.
 
Sayangnya, lidah selalu menuntut nikmat yang lebih tinggi kadarnya. Itulah kenapa manusia sulit puas atas apa yang ia dapat.
Dan ia kembali mencari titik keseimbangan dirinya.