Sabtu, 26 November 2016

Proses Itu Penting, Kawan

Jujur aja, saya pun pasti bingung kalau menjadi timses pemenangan calon yang ini. Mereka terpaksa beradaptasi dengan kemampuan calon, karena sulit juga membuat sebuah program dimana calon tidak menguasainya. Program yang akan diluncurkan pastinya harus dijelaskan ke publik, supaya publik tidak salah tafsir.

Nah, bagaimana bisa membuat sebuah program ketika si calon tidak mampu menjelaskannya?. Menariknya, konsep "baik" juga relatif. Si A mengatakan si B baik, tapi si C melihatnya tidak. Tergantung sudut pandang mana melihatnya. Habib Rizieq baik di mata pendukungnya, tapi masyarakat lain menganggapnya tidak.
 
Tetapi kriteria "baik' pun sulit mereka jelaskan. Apa itu "baik"? Apakah santun saja, atau lembut hatinya, atau tidak ngapa-ngapain duduk manis terus senyum-senyum saja di depan kamera? Bingung kan?

Penciptaan alam semesta pun melalui proses, tidak terjadi begitu saja. Bukannya Tuhan tidak mampu, tapi itu berlaku sebagai pelajaran buat manusia bahwa proses dalam sebuah peristiwa itu sangat penting.
 
Dari prosesnya kita bisa mengetahui hasilnya. Jabatan Gubernur itu bukan masalah berapa uang yang diluncurkan untuk mengangkat sebuah nama, tapi jejak langkah seseorang itu yang utama. Kalau tidak mengikuti proses, beginilah jadinya.

Kalau begitu, saya satu waktu mau ketemu pak Tarno pesulap.
"Pak, saya mau jadi Presiden..".
"Baiklah.. bareng-bareng ya? Bim salabim abrakadabra.. prok prok prok.. jadi apaaaa ?"
Jadi peminum kopi...

746392