Rabu, 28 Desember 2016

Perbaikilah Akhiratmu

Dunia
Akhirat
"Analoginya begini.. "

Aku menyeruput kopiku sambil menatap temanku yang tampak kusut. Ia sejak tadi bicara tentang segala kesulitannya, tentang permasalahannya dan segala hal yang membuatku pusing sendiri.

Daripada harus terus mendengarkan keluhan, kupotong saja dan kuberi kunci supaya ia bisa menyelesaikan masalahnya sendiri.

"Analoginya begini. Kita ini sedang berjalan di sebuah labirin yang memusingkan. Kita bingung jalan mana yang harus di lalui, selalu berputar-putar di jalan yang sama. Sampai akhirnya kita merasa tersesat, lelah dan tidak tahu jalan keluar.. "
Aku terdiam sejenak, mengingat kembali situasi yang sama dengan teman di depanku itu dengan kebingungan yang serupa. Aku tersenyum menenangkannya sambil kupesankan secangkir kopi lagi. Kopi itu menenangkan, percayalah..

"Dimana sebenarnya akar masalah dari kebingungan kita? Akar masalahnya ada di sudut pandang kita saja. Kita selama ini menggunakan sudut pandang yang biasa, yang rumit dengan segala macam kompleksitasnya. Jelas,, sulit sekali mencari jalan keluar jika menggunakan sudut pandang biasa jika kita berada dalam labirin.. "

"Lalu harus menggunakan sudut pandang yang bagaimana?" Tanya temanku heran...

Disini poinnya..
"Cobalah sekali-sekali tarik dirimu keatas, dan lihatlah kebawah. Nah, baru kelihatan kan jalan keluarnya? Jadi lebih mudah semuanya. Begitulah jika kita mencoba menggunakan sudut pandang dari atas, yang kunamakan sudut pandang akhirat.

Sudut pandang akhirat ini berlawanan sekali dengan sudut pandang yang kita pakai selama ini, yaitu sudut pandang dunia. Tapi dengan belajar mengambil sudut pandang itu, maka semua akan terasa mudah, sederhana dan menyenangkan.."

Temanku terdiam, ini pasti sesuatu yang tidak pernah terpikirkan olehnya sebelumnya.

"Lihat dirimu, " Kataku sambil menyeruput kopi hitamku. "Dari tadi kamu bicara tentang dunia, dunia dan dunia. Kapan waktumu untuk berfikir tentang akhirat?".

Hujan pun turun. Bau tanah basah tajam menusuk hidungku. Ah, indahnya hidup. Hujan dan secangkir kopi panas adalah pasangan yang serasi.

"Perbaikilah akhiratmu, maka Tuhan akan memperbaiki duniamu.." Imam Ali as.