Selasa, 31 Januari 2017

PERANG STRATEGI

Firza Husein
Firza Hussein
Strategi menjerat melalui isu pornografi ini kejam sekaligus cantik. Kalau kita lihat kasus video porno Ariel yang disebarkan oleh seseorang, maka hukum akan menjerat dua tersangka, si penyebar video dan obyek yang disebarkan.

Dan meski Ariel tidak berniat untuk menyebarkan, ia tetap saja harus mendekam di penjara karena UU pornografi menjeratnya. Begitu juga kasus chat sex HR dan FH ini.

Entah bagaimana ceritanya chattingan itu berada di tangan seseorang dan disebarkan. Tapi bukan itu poin utamanya, karena anonymous bisa berarti apa saja dan siapa saja..
Poin utamanya ada di bagaimana memanfaatkan situasi itu untuk memukul gerakan yang merongrong pemerintahan.

Dengan tersebarnya chat seks itu, maka polisi akan mengincar si penyebar dan objek yang disebarkan. Dalam hal ini, HR dan FH akan diperiksa, benarkah mereka melakukan hal itu.

Apalagi disana ada foto-foto telanjang - dan kemungkinan ada lagi yang belum disebarkan yang lebih "hot melotot" dari itu.

Jika akhirnya terbukti, HR dan FH akan terkena UU Pornografi persis seperti Ariel meski mereka tidak berniat menyebarkannya. Ini saya bilang strategi kejam. 

Tetapi strategi itu menjadi cantik ketika melihat dari sisi yang berbeda. Belum terbukti benar atau tidaknya chat itu saja, sudah terjadi penghancuran karakter terhadap HR yang oleh sebagian orang dianggap "suci". HR benar-benar ditelanjangi bulat-bulat oleh masyarakat media sosial dan itu hukuman yang mengerikan.

Meskipun perlawanan dilakukan dengan membuat cerita bahwa itu bukan handphone HR -tapi telat sudah- berita sudah menyebar dan sudah terbentuk penghakiman massa. Kredibilitas HR yang mau jadi Imam besar itu dikuliti habis. Disitu poinnya.

Dengan penyelidikan menyeluruh terhadap kasus ini dan kasus yang banyak menjeratnya, maka itu akan memecah kekuatan HR. Yang mendukungnya paling cuman FPI dan ormas-ormas garis keras lain spt HTI, MIUMI dan lain-lain.

Masyarakat luas sudah mencibirnya. Apalagi jika ternyata chat itu benar.. maka "Booom, Mister Loba loba... Very fantastic..". Kasus ini akan merembet kemana-mana dan menjadi bola panas di kalangan lawan. Banyak yang terseret nantinya dan berhubungan dengan nama-nama besar. Seperti kita tahu, FH adalah penghubung antara pendana dan yang didanai.

Inilah hasil dari penangkapan dengan tuduhan makar. Masing-masing tertuduh harus bernyanyi, jika tidak ingin dilibatkan lebih dalam lagi.


Mari kita lihat episode selanjutnya dari sinetron "MAMA MINTA PISANG, PAPA TAKUT SATPAM" yang sudah memasuki seri ke tiga ini. Seruput dulu, kak emma.