Selasa, 21 Maret 2017

BELAJAR DARI SEORANG DEDI

Dedi Mulyadi
Kang Dedi Mulyadi
Saya tuh baru tahu, kalau patung harimau lucu yang viral itu diganti ma Kang Dedi Mulyadi. Saya penasaran dengar berita itu dan saya tanya melalui telpon, tentu lewat asistennya yang cantik aduhai. 

"Benar kang Dedi yang ganti patung harimau itu?"
Dijawabnya, "Benar bang.."
"Hebat.. "Kata saya. "Saya kira patung itu yang ganti TNI sendiri.."

"Ngga, kang Dedi yang menggantinya. Ia sumbang patung harimau ke Koramil supaya TNI tidak menjadi bahan ejekan. Beliau itu anak tentara jadi kepikiran untuk menyelamatkan wibawa mereka.."
Saya tutup telponnya. Kuseruput secangkir kopi. Kadang aku surprise melihat jalan pikiran seseorang. Ketika arus besar mengarah kesatu tempat, ada seseorang yang bisa berfikir berbeda. Ketika kita sibuk tertawa, ada yang berfikir untuk berbuat..

Saya jadi ingat perkataan beliau dulu waktu sempat bertemu. "Jadi pemimpin itu harus merubah, bukannya malah dirubah. Jalan pikiran seorang pemimpin itu harus jauh ke depan, bukannya mengikuti kemauan banyak orang.."

Ah, kadang saya jadi malu sendiri karena selalu ditampar dengan idealisme seorang Dedi. Saya masih terikut di arus besar, sedangkan ia sudah berfikir besar.

Mungkin saya harus banyak belajar darinya. Dimulai dari menyeduhkan secangkir kopi untuknya.