Jumat, 31 Maret 2017

DIPECAT JADI TUHAN

Demo
Aksi 313
Umat Islam dulu adalah para ilmuwan yang berjaya.

Sejarah mencatat tentang Ibnu Sina yang hidup di tahun 900-an. Ia adalah seorang pakar di bidang kedokteran yang juga menguasai filsafat. Selain itu ia dikenal sebagai fisikawan, matematikawan bahkan ilmu astronomi.

Bahkan di tahun 700-an ada Al Khawarizmi.
Al khawarizmi adalah pakar matematika dari Iran. Ia menemukan ilmu matematika yang dikenal dan dipakai sampai sekarang, mulai dari Algoritma, Aritmatika dan Aljabar. Selain itu ia dikenal sebagai ahli geometri dan astronomi.

Tahun 800-an sejarah juga mengenal Al Farabi.
Ia dikenal sebagai pakar matematika, fisika bahkan politik. Bukan itu saja. Ia juga dikenal dalam bidang ilmu filsafat, logika, sosiologi sampai musik.

Masih banyak ilmuwan-ilmuwan Islam yang terkenal bukan karena "agamanya apa", tetapi karena keilmuannya yang berguna buat seluruh umat manusia. Karya-karya mereka mengisi sendi-sendi kehidupan kita dan menjadi pondasi teknologi masa kini yang dikuasai oleh barat.

Dan satu yang menjadi persamaan mereka adalah hampir semua dari mereka adalah pakar matematika.

Umat Islam sekarang sibuk berkutat di tiga angka. Kalau gak 411, 212 dan bentar lagi 313. Sekalinya ngitung agak beratan, taksirannya kacau. Dari 20 ribu orang demonstran tiba-tiba meledak angka 4 juta.

Mungkin Ibnu Sina, Al khawarizmi dan Al Farabi juga puluhan ilmuwan Islam lainnya menangis dan mengadu di alamnya, "Tuhan, kenapa umat Islam saat zaman makin maju otak mereka malah makin mundur?".


Tuhan mungkin menjawab, "Coba tanya Ahok... Saya pun kalau jadi saksi meringankan, bisa dipecat jadi Tuhan". Seruput..