Sabtu, 01 April 2017

BASUKI, JENDERAL PERANG JOKOWI

Menteri PUPR
Basuki Hadimuljono
Salah satu Jenderal Perang Jokowi adalah sosok yang tidak pernah muncul di permukaan media. Namanya Basuki Hadimuljono. Beliau adalah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahaan atau disingkat Menteri PUPR.

Pak Basuki ini sangat jarang muncul di media. Ia bukan tipikal orang yang suka menonjolkan dirinya. Biasanya sosoknya hanya terpantau ketika sedang makan-makan sama Jokowi di warung sederhana saat selesai meresmikan proyek.

Tapi kerjanya gila.

Beliau menjaga target Jokowi untuk menyelesaikan banyak proyek besar pembangunan jalan, waduk, jembatan, pos perbatasan dan banyak lagi. Gak main-main kerjaan di tangan beliau, nilainya ribuan triliun rupiah.

Ribuan kilometer jalan-jalan baru dari Papua sampai Sumatera adalah hasil karya pak Basuki. Pos-pos perbatasan yang megah adalah buah tangannya. Waduk-waduk yang gagah adalah coretannya. Pak Basuki -wong Solo ini- adalah seorang pelukis, seorang artis dari sisi yang berbeda.

Lulusan Geologi Universitas Gajah Mada ini, usianya sudah 62 tahun. Tapi kemampuan fisiknya terbang dari Sabang sampai Merauke saat pelaksanaan proyek bahkan saat peresmian mendampingi pakde, bukan sembarangan. Orang muda bisa muntah-muntah kalau ngikutin ritmenya. Saya sudah pasti nyerah.

Yang menarik, pak Basuki ini adalah tipikal pekerja dan bukan politikus. Itulah kenapa pak Jokowi sayang sekali padanya. Jokowi -jika melihat kebiasaannya- sangat tidak suka ketika menterinya lebih sibuk tampil di media daripada bekerja.

Itulah kenapa dia suka bongkar pasang pasukannya. Jadi jangan heran ketika Rizal Ramli sampai Anies Baswedan yang dirasa tidak cocok bekerja dengan modelnya, harus menyingkir. Bukannya ia tidak ingin memberi panggung, tapi supaya mereka fokus pada tugasnya.

Memang bagi sebagian orang masa lalu, menjadi Menteri di era Jokowi adalah bencana. Mereka sudah tidak bisa lagi membanggakan posisi apalagi korupsi. Bahkan siap meninggalkan keluarga berhari-hari.

Tidak mudah sekarang ini mengenal siapa-siapa sosok di balik Jokowi. Karena mereka hanya mengenal kata team-work, daripada ego pribadi. Kita yang menikmati hasil kerjanya, wajib berterima kasih padanya.


Pak Basuki, saya angkat secangkir kopi.