Rabu, 26 Juli 2017

HILANGNYA MALAIKAT KECILKU

Harmonis
Family
"Pa, aku pergi dulu ya.."

Sebuah pesan mampir di gadgetku. Dari anakku, remaja wanita yang baru masuk kuliah. Dia berangkat ke daerah yang berbeda tempat sekolah barunya. "Mau cari pengalaman.." katanya.

Entah kenapa perasaanku bercampur aduk antara senang dan sedih membaca pesannya. Senang karena ternyata ia bisa begitu mandiri dan tidak manja. Sedih karena ia ternyata bukan lagi putri kecilku yang biasa kudekap setiap hari.

Sungguh waktu bagaikan kereta yang cepat berlalu. Ia meninggalkan kenangan di belakang dan memunculkan harapan di depan. Selesai sudah hari-hari yang lucu bersamanya, kini aku siap menghadapinya sebagai seorang yang beranjak dewasa.

Aku pun menulis dengan hati yang teriris..

"Kamu sudah besar, sayang.. Papa bangga. Papa rindu memeluk dan menciummu dulu saat kamu masih tergantung padaku.

Berangkatlah, maaf aku tidak bisa mengantarmu. Melepas buah hati pergi ternyata masih menjadi hal yang kutakuti.

Papa percaya kamu akan baik-baik saja. Karena papa tidak pernah memberimu makan dengan menipu sesama manusia. Benih yang baik akan tumbuh menjadi pohon yang baik. Itu hukum Tuhan yang papa percaya..

Hati-hati, cinta.. Dunia tidaklah sebaik yang kamu kira. Ketika engkau lepas dari pelindungmu, maka sendirian pula engkau disana. Jangan lupa ibadah, karena itulah yang akan menyelamatkan dirimu kelak.

Baiklah dirimu pada orang lain, maka engkau akan bertemu mereka yang baik pula.

Dunia ini luas, nak.. jangan pernah terkotak. Indahkan pengalaman hidupmu biar bisa menjadi ceritamu kelak. Engkau putriku, kebanggaan keluarga. Di hari tuaku nanti, yang ingin kulihat adalah engkau bahagia..

Selamat jalan, nak.. Teleponlah aku selagi kau sempat. Percayalah, aku rindu tangisanmu yang dulu membahasi pundak. Tidak ada apapun yang bisa membuatku sesak, selain kehilangan separuh jiwaku seperti dirimu, nak.."

Ku kirim pesanku. Lamat kudengar suara Eric Martin membelah udara..
"But if you wanna leave take good care,
Hope you make a lot of nice friends out there,
Just remember there's a lot of bad and beware..
Oh baby its a wild world..
I'll always remember you like a child, girl.."

Kuseruput kopiku. Tidak terasa berat rasanya mataku..