Rabu, 02 Agustus 2017

STRATEGI CERDAS HT & JOKOWI DI BALIK LAYAR

Politik
HT dan Jokowi
Sebenarnya sejak lama Hari Tanoe sudah pro Jokowi. Partai Perindo dibuat untuk mendukung Jokowi sebagai cadangan seandainya PDIP tidak lagi mendukungnya karena sering berseberangan dalam kebijakan.

Perindo dan HT seolah-olah dibuat bermusuhan dengan Jokowi untuk menaikkan nama partai itu. Dengan konsep good cop bad cop itu, maka tujuan mereka berdua tercapai.

HT adalah Ahok dalam bentuk berbeda. Hanya HT lebih kuat secara modal dan punya kendaraan partai sedangkan Ahok tidak.

Perkawinan Jokowi-HT di pilpres 2019 akan terjadi dan itu menunjukkan itikad Jokowi untuk menjadikan koalisi ini sebagai koalisi Pelangi, dimana mereka berbeda tetapi tetap satu jua. Masuknya HT sebagai cawapres Jokowi akan menaikkan elektabilitas Jokowi di kalangan Tionghoa dan pemilih non muslim.

Dan sekarang HT mulai membuka posisi dia sebenarnya. Dan ini strategi yang sangat jitu, yang membuat siapapun tidak percaya. SBY dan Prabowo jelas kecolongan, karena sama sekali tidak menyangka ketika mereka berniat mengandalkan media HT, ternyata HT malah berpihak kepada Jokowi.

Perindo sendiri adalah singkatan dari Permufakatan Hari Tanoe dan Djokowi. Ini yang sama sekali tidak disadari banyak orang. Sungguh lihai memang permainan mereka berdua.

Yang bisa melihat strategi ini hanya mereka yang suka ngopi sehingga mudah membaca apa yang terjadi di belakang layar...
I
I
I
I
"Pa, nulis ga usah pake bohong gitu napa.. kasian kan banyak yang bingung jadinya.."
"Iya, ma.. mencoba berfikir ala mereka.."

"Sudah, kamu nanti malam tidur di sofa !!"