Minggu, 10 September 2017

TUHAN JAMAN NOW

Aher
Stop Humanity
"Tuhan, kalau aku mengadu padamu malam ini, apakah engkau bisa menjawab doaku langsung?". Diam sejenak menunggu. Tiba-tiba terdengar suara dari atas genteng.
"Bisa.. speak saja..."

"Tuhan, kenapa sekarang banyak orang umroh karena dikejar polisi?"

"Apakah you tidak bisa melihat ada permainan antara polisi dan travel umroh? Sesudah polisi menangkap bos first travel, orang sudah tidak percaya lagi pada travel umroh. Karena itu asosiasi pengusaha umroh menuntut polisi bertindak. Akhirnya ada MOU, bahwa polisi harus mengejar orang, supaya orang mulai umroh kembali..."

"Hmm.. begitu ya, Tuhan?" (agak kurang percaya)
"Mau ngadu apalagi?"

"Tuhan apa arti stop humanity?"
"Stop, artinya berhenti. Human artinya manusia. Nity dari kata dasar peniti. Jadi stop humanity itu artinya adalah berhenti kamu, manusia peniti!! Masak gitu aja harus nanya sama Tuhan?".
"Masak gitu artinya?" (makin gak percaya)

"Udah malem, mau ask what again?"
"Tuhan, apakah engkau pernah takut?"

"Sa sa saya... ti ti tidak pernah takut !!" Mendadak ada bayangan tangan mengepal dan mengacung ke udara. "Sudah, saya pulang dulu!!"

"Satu lagi pertanyaan, Tuhan. Yang terakhir.... "
"Oppo??" (Wah,Tuhan mulai pake iklan handphone nih...)

"Kenapa Tuhan sekarang bahasanya keminggris?"
"Karena manusianya dah pada ndableg, semua pengen jadi aku. Lah aku jadi apa? Susah ngatur kids jaman now!!".

Semakin curiga ada sesuatu diatas genteng. Kujebak saja..
"Makin malem kok jawabannya makin ngawur?? Itu yang diatas genteng, ngaku aja. Elu Tuhan atau kucing???"

Terdengar jawaban lemah. "Kucingggg...". Lalu suara kaki lari menjauh. Secangkir kopi sudah habis dari tadi. Sialnya, ada sebungkus rokok utuh tapi ga ada korek api...
Dimana nyari warung open night-night begini??