Kamis, 30 November 2017

BITCOIN DARI SUDUT PANDANG PRAKTISI KEUANGAN

Bitcoin
Bitcoin
Saya dengan sengaja menyapa Babo Erizeli Jely Bandaro untuk membahas bagaimana model bisnis Bitcoin bekerja.

Babo adalah praktisi keuangan, seorang financial engineer yang pengalaman dan melanglang buana ke banyak negeri. Ilmu keuangannya tidak diragukan. Jadi saya rasa tepat ketika beliau menjabarkan “ada apa” di balik bisnis Bitcoin ini..

Dengan ini pembahasan bitcoin saya tutup. Saya hanya mengingatkan, jadi gak usah marah-marah.


Yang belum masuk, mending mundur aja karena anda akan dimakan mentah2 oleh mereka yang sudah kadung masuk di bisnis ini dan membutuhkan keuntungan dari anda..

Seruput kopinya dulu..

KREATIFITAS IDE CULAS

(bisnis BITCOIN)

By: Erizeli Bandaro

Bagaimana mendapatkan uang mudah tanpa resiko? Dengan menyuruh orang berkerja untuk anda dan mengambil resikonya.

Mungkinkah ide itu bisa diterima?

Tentu ada! karena apapun itu ide akan selalu ada yang percaya. Tergantung sejauh mana anda gigih memperjuangkan ide tersebut untuk orang percaya.

Bumi itu datar, itu contoh ide yang secara sains sangat terbelakang tapi karena terus menerus disampaikan kepada orang banyak, akhirnya dia diterima sebagai ide yang dipercaya. Walau itu oleh komunitas tertutup tergolong botol.


Baiknya saya mau dongeng dulu aja biar mudah di pahami modusnya.

Ada seorang bernama A yang jago bisnis model. Dia punya ide menciptakan komunitas jual beli dalam satu platform.

Agar platform ini dapat menjangkau orang banyak dimana saja berada maka dia menggunakan IT system. Melalui IT system itulah dia memasukan aturan yang di create sendiri.

Apa aturannya? Semua yang tergabung dalam komunitasnya percaya (beriman) terhadap alat transaksi. Alat ini bisa berupa apa saja. Untuk menjaga kepercayaan itu dia menjamin likuiditas pasar dan keadilan transaksi melalui Clearing secara database.

Nah karena dia bukan negara yang berhak menentukan aturan sendiri maka dia menjadikan bisnis itu secara legal sebagai system pembayaran dari anggota untuk anggota. Jadi dia membungkus dirinya sebagai payment gateway provider sebagaimana yang lazim.

Lantas apa bedanya sehingga dia menarik?

Dia menawarkan system yang sangat secure dimana tidak ada satupun pihak bisa tahu siapa yang melakukan transaksi. Proteksi ini dimungkinkan setiap transaksi pengiriman uang menggunakan mekanisme jual beli secara tertutup.

Dengan demikian bisnis model yang dia create tidak melanggar hukum. Dan pasti disukai oleh orang kaya yang ingin kerahasiaan harta terjaga.

Agar orang banyak percaya atas ide ini maka dia membentuk komunitas kecil yang sebetulnya itu komunitas yang dia create dengan ongkos untuk menjebak orang percaya dengan idenya.

Maklum pasar akan bereaksi dengan sukses story bukan hanya dengan iklan.

Benarlah. Komunitas kecil itu merasakan nikmat menggunakan alat pembayarannya sebagai cara yang cepat dan aman, yaitu dengan cara jual beli dan system nya sebagai mediasi. Dari sukses story ini orang ramai ingin bergabung.

Nah saat itulah dia masuk dengan ide sebenarnya. Apa itu? Menjual alat pembayaran itu secara terbatas untuk member terbatas saja. Katakanlah untuk 1 juta member saja dengan harga 1 unit Rp 1.

Karena peminat banyak dan terus bertambah, otomatis alat pembayaran itu semakin berkurang dan akhirnya habis. Sementara permintaan terus bertambah. Dia menyediakan ruang market place agar terjadi transaksi jual beli alat pembayaran itu.

Hukum pasar berlaku, apabila permintaan tinggi supply terbatas maka harga akan naik. Maka jadilah alat pembayarannya itu sebagai komoditas.

Kesimpulannya dia berhasil menciptakan komoditas tanpa barang real kecuali ide imajiner yang dibenamkan kedalam IT system agar menjadi ruang tertutup orang berinteraksi.

Lantas dimana dia untung?

Ohooo disinilah kecerdasannya yaitu menambah alat pembayaran kedalam komunitas ketika harga sedang tinggi. Dia dapat uang tunai real sementara komunitasnya dapat uang BOHONGAN.

Anggotanya tidak menyadari seni menarik uang tunai ini karana semua angggotanya hanya focus kepercayaannya dalam bentuk alat pembayaran itu. Jadi dia bisa dapat uang tanpa resiko dan orang lain mengambil resiko terhadap idenya itu. Dia menciptakan cash machine dengan cara mudah.

Semakin tinggi transaksi semakin tinggi dia mendapatkan uang dan semakin besar resiko ditangan orang lain.

Apa yang saya sampaikan ini memang dongeng tapi itulah yang terjadi dalam skema BITCOIN yang booming dan akhirnya terbukti fraud.

Cara yang lebih sederhana sama dengan alat pembayaran coin emas membayar menggunakan system yang katanya syariah. Ujungnya nipu juga.


Nasehat babo, ikuti aturan negara dan percayalah kepada Tuhan. Mengapa? Aturan negara adalah konsesus yang terbuka dan kepada Tuhan kita berserah diri.