Senin, 06 November 2017

PROSES TERKABULNYA DOA

Ibadah
Berdoa
“Tuhan, kenapa doaku tidak tidak pernah Kau kabulkan?”.

“HambaKu, berprasangka baiklah padaKu. Bagaimana bisa kau meyakini aku Maha Pengasih dan Maha Penyayang, tapi kau juga menuduhKu tidak mengabulkan doamu?


Doamu bahkan sudah terkabul sebelum kau berdoa, karena Aku adalah Maha Tahu.

Tapi lupakah engkau bahwa Aku juga Maha Adil ? Engkau sendirilah yang harus berusaha menuju terkabulnya doamu. Karena semakin tinggi keinginanmu, maka semakin besar tekanan dan semakin jauh jarak yang kau tempuh.

Tapi ingatlah, keinginanmu adalah hasil nafsumu. Bahwa keinginanmu belum tentu benar, dan perjalanan menujunya yang akan membuat engkau sadar.


Dalam perjalanan menuju terkabulnya doamu, dengan segala tekanan dan panjangnya waktu, engkau akan mulai mengerti. Bahwa bukan terkabulnya doa itu yang menjadi tujuanmu, tetapi ilmu dalam prosesnya itulah yang akan membentukmu...”

“Ah, aku akhirnya mengerti..”
“Dan satu lagi pesanKu, jika engkau sudah mendapatkan hasil dari doamu, jangan menanyakan satu hal ini kepadaKu..”


“Apa itu, Tuhan ?”
“Jangan bertanya amdalnya mana. Kan doanya sudah terkabul, gimana sih ?”
“Tuhan......”

Krik krik krik..