Kamis, 28 Desember 2017

GUA EMANG SYIAH, TRUS LU MAU APA?

Imam Ali
Quote Sayyidina Ali
Gak tahu kenapa, saya suka sekali ngerjain kaum micin curah. Kadang kalo lagi iseng, saya bikin judul provokatif buat mereka meledak. Karena mereka memang pembaca judul. Entah karena kuota seret atau kurang wawasan, sehingga kayak detonator, gampang meledak..

Kadang tulisan saya maksudnya kemana, mereka komennya kemana..

Mereka itu sejak dulu lucu-lucu. Ketika banyak orang menghindari mereka, saya malah beternak mereka di page.

Kenapa? Karena dari merekalah saya sebenarnya belajar...

Saya belajar menyampaikan sesuatu dengan bahasa yang sangat sederhanaaaa sesuai kapasitas pemikiran mereka. Tapi gitu juga mereka tetap gak nangkap-nangkap.

Yang bisa menangkap sinyal yang saya berikan justru para silent reader yang banyak diam tapi menyimak. Bani got mampet hanya menjadi jembatan supaya pesan sampai kepada para penyimak.

Semakin saya dimaki, tulisan saya naik terus di timeline, dan pemikiran saya akhirnya ditemukan oleh orang-orang yang satu pemahaman. Begitulah ternyata cara pesan itu sampai, dengan melalui keluguan mereka.

Sampai sekarang, mereka gak sadar-sadar bahwa mereka hanya dijadikan alat saja untuk menyampaikan pesan. Mereka ingin tidak komen di page karena mereka tahu itu malah menguntungkan saya, tapi mereka gak tahaannn.

Seperti coli yang tidak selesai-selesai.

Seandainya mereka diam saja, tentu tulisan saya tidak akan dibaca banyak orang. Ketika mereka sadar, sudah telat, teman saya sudah bertambah ribuan orang.

Perhatikan ya, antara judul sama isi tulisan aja beda. Kita lihat seberapa banyak yang masuk jebakan dan memaki tanpa ujung pangkal.. Siapkan kopi, satu... dua.... tiga... Seruputtt...