Minggu, 10 Desember 2017

PADAMU NEGERI

Indonesia
Padamu Negeri
Ini gambar pemunculan pertama saya di publik, waktu peluncuran buku perdana “Tuhan dalam secangkir kopi” awal tahun 2016 lalu.

Orang pertama yang saya kenal di facebook yang datang ke acara itu adalah Permadi Heddy Setya atau lebih dikenal dengan Ustad Abu Janda al-Boliwudi.

Sejak awal saya tahu bahwa gelar “ustad” yang dia pakai adalah gelar parodi. Yang mempercayai dia ustad beneran adalah orang yang logika berfikirnya runtuh.

Pun Permadi jika dia paham ilmu agama, saya yakin tidak mau dipanggil ustad. Karena itu gelar yang tanggung jawabnya berat, meminggul amanah dari banyak umat. Dia dan saya tidak akan pernah mampu seperti itu.

Sejak pertemuan perdana itu, kami berteman baik meski jarang ketemu. Kami ejek-ejekan dan berkompetisi gelar siapa yang paling sesat.

Tapi kami punya kesamaan. Kami sama-sama cinta Indonesia, negeri ajaib dengan begitu banyak kekayaan dan budaya.

Kami berjanji, kami akan menjaganya sampai mati, demi anak-anak kami, yang tidak akan kami biarkan tinggal dengan kondisi negeri yang berantakan seperti di Suriah nanti.

Sampai sekarang kami masih menjaga janji itu dan tidak akan pernah berhenti, sampai kami tak mampu lagi menyeruput secangkir kopi.


Salam perjuangan.