Senin, 25 Desember 2017

SELAMAT NATAL, AMBON

Natal
Ambon
Hampir 20 tahun yang lalu, kita mengenang kejadian di Ambon sebagai salah satu tragedi kemanusiaan yang terperih.


Ratusan orang meninggal karena mereka percaya bahwa mereka sedang membela keyakinan. Puluhan tempat ibadah dibakar karena mereka merasa bahwa disanalah tempat kemaksiatan.

Luka yang paling dalam bukan luka dari mereka yang bertempur antar sesama, tetapi dari mereka yang meyakini bahwa perbedaan dalam iman bukan menjadi alasan manusia untuk saling membunuh, tetapi seharusnya saling menghargai.

Dan mereka-mereka inilah yang paling banyak kehilangan orang tua, anak, kakak, adik dan saudara akibat perang saudara.


Tragedi Ambon, dijadikan sebuah tonggak, sebuah peringatan, kepada semua agama, suku dan ras di Indonesia, bahwa Tuhan yang Maha Perkasa tidak seharusnya dibela oleh manusia yang lemah. Kita semua adalah hambaNya..

Lihatlah Ambon sekarang. Mereka belajar dari kepahitan, membangun kembali kenikmatan bersaudara.


Ambon, seharusnya kami belajar kepada kalian semua... Selamat Natal, Ambon..
Salam damai dan secangkir kopi untukmu.. Seruput...