Selasa, 26 Desember 2017

SIAPA WAPRES JOKOWI MENURUT HENDROPRIYONO

Wapres Jokowi
Hendropriyono
Pagi ini saya mendapat undangan melalui whatsapp. “Tolong hadir di acara PRAKIRAAN SIAPA CALON WAKIL JOKOWI, tgl 29 Desember, jam 13-16. Undangan terbuka untuk UMUM bisa diambil di Mabes PKPI jl. Diponegoro 63 Menteng, Jakarta Pusat.”

Jadi silahkan ambil undangan disana..

Yang menarik bagi saya dari undangan itu adalah pembicaranya AM Hendropriyono.

Kita sudah kenal nama itu dan sepak terjangnya dalam perpolitikan di Indonesia. Pak Hendro adalah seorang Jenderal sekaligus seorang Profesor di bidang Intellijen.

Saya senang memanggilnya sang Don, yang jika merujuk istilah mafia adalah seorang Godfather. Gayanya memang mirip seorang Don, dingin dan misterius dengan nama yang menakutkan bagi banyak orang yang tidak mengenalnya.

Saya belajar banyak dari beliau tentang cara mengamati situasi dan mengaitkan pola-polanya.

Pak Hendro pernah mengatakan bahwa sesudah Osama bin Laden berjanji akan memerangi Amerika, maka gerakan terorisme global akan menyerang banyak negara. Sebulan kemudian, meledaklah WTC di tahun 2001.

Ia juga pernah memprediksi akan muncul terorisme di Poso - karena banyaknya kegiatan pelatihan militer gelap di sana, dan akan terjadi bom besar di Bali yang dilakukan Jamaah Islamiyah, salah satu jaringan Al Qaeda.

Dan prediksinya banyak menjadi kenyataan..

Pada pertemuan awalnya dengan Jokowi, Hendropriyono begitu kesengsem dengannya. Ia lalu menghubungi Taufik Kiemas (alm) untuk mencalonkan Jokowi sebagai Cagub DKI.

Meski banyak yang meragukan prediksinya, ternyata pak Hendro benar. Jokowi pun menang...

Dua bulan sesudah Jokowi dilantik menjadi Gubernur, Hendropriyono menulis di Kompas, “Presiden 2014, muda dan non militer”.

Prediksinya pun benar lagi. Jokowi menjadi Presiden..

Dengan banyaknya kebenaran dalam prediksinya, rasanya sayang melewatkan acara kali ini.

“SIAPA PENDAMPING JOKOWI?” adalah pertanyaan terbesar dari banyak orang, dan semoga bisa terjawab sekaligus untuk melihat bagaimana insting intelijen seorang Jenderal dan Profesor di bidang intelijen bekerja..

Menambah ilmu sekaligus mencoba mendapatkan keping puzzle akan apa yang terjadi di depan nanti..

Saya pasti hadir dan semoga kita bisa minum kopi bareng disana bersama. Seruput...