Rabu, 27 Desember 2017

ULAMA-ULAMA YANG BENAR

Buya Syafii Maarif
Ulama
Banyak yang menuding saya sebagai penghina ulama. Memang banyak tulisan-tulisan saya yang menyerang mereka yang berbaju ulama, tetapi sebenarnya saya adalah orang yang cinta pada ulama.

baca GUS MUS

Standar saya terhadap “ulama” sangat tinggi. Ulama buat saya harus memenuhi banyak kriteria.

Kriteria pertama dan utama adalah AKHLAK.

Menyempurnakan ahlak manusia adalah tugas dari Nabi Muhammad Saw di dunia.

Karena itu, sebagai persyaratan keNabian beliau, beliau harus menjadi panutan ahlak. Itulah kenapa beliau digelari sebagai Al Amin atau yang dipercaya.

Dan ulama yang benar sudah barang tentu mengikuti panutannya..

Yang kedua adalah keilmuan. Ilmu itu bukan hanya bagaimana seorang ulama itu punya pengetahuan tentang kitab suci, tetapi yang paling penting adalah memahaminya.

Karena banyak yang mempunyai pengetahuan, tetapi sedikit yang memahaminya..

Untuk paham, seorang ulama tentu harus berwawasan luas sehingga bisa menyampaikan intisari atau pesan dalam kitab suci.

Yang ketiga adalah sudah selesai dengan dirinya.


Bagi seorang ulama yang paham, dunia dan akhirat adalah dimensi yang sangat berbeda. Karena itu seorang ulama yang benar akan hidup dalam kesederhanaan. Ia bukan tidak memiliki sesuatu, tetapi sesuatu itu tidak memiliki dirinya.

Bagaimana mungkin seseorang yang cinta dunia mengajari kita tentang akhirat? Logika berfikir saya menolak dengan keras.

Karena itulah ketika bertemu dengan ulama yang benar, saya menjadi orang yang tidak mampu berbicara. Saya lebih senang menjadi pendengar karena ilmu mereka sangat berharga.

Salam sehat kepada para ulama yang benar-benar ulama, baik yang tampak di permukaan maupun yang tidak ingin terlihat karena sudah talak pada dunia.
Semoga mereka menjadi penyelamat bagi kita-kita yang masih penuh nafsu dunia.

Mungkin, jika sudah tidak ada mereka, Tuhan sudah mengakhiri semua kehidupan di dunia. Seruput dulu ah..