Jumat, 12 Januari 2018

AL KHATTAT YANG GATOT, GAGAL TOTAL

212
Al Khtattat
“Pesan Habib Rizieq ketika saya pergi ke Mekkah, agar meminta kepada tiga pimpinan partai supaya mengkopas (copy paste, red) yang ada di Jakarta supaya mendapatkan kemenangan di provinsi-provinsi lain...” tutur Al Khattat.

Al khattat yang bernama asli Gatot Saptono ini kecewa berat karena La Nyalla Matalitti tidak bisa jadi Cagub Gerindra meski dia sudah membawanya ke Imam Besar mereka, Rizieq Syihab di Saudi sana.

Dalam pernyataannya Al Khattat -sumpe, susah bener nulis namanya- mengatakan bahwa kelompok 212 berharap dari koalisi Gerindra, PAN dan PKS akan memasukkan setidaknya 5 nama yang didukung ulama 212 untuk masuk menjadi kepala daerah. Salah satunya adalah La Nyalla.

Dan dari pernyataannya kita melihat bahwa ia ingin mengulang kesuksesan ketika mendukung Anies-Sandi memimpin Jakarta.

Wow, maksudnya daerah-daerah ingin dijadikan medan pertempuran politik SARA dengan jual ayat dan mayat seperti di Jakarta?

Sayangnya, Al Khattat lupa. Politik tidak mengenal siapa Imam Besarnya. Baik Gerindra, PAN dan PKS, tidak perduli siapa Rizieq Syihab. Ia hanya digunakan untuk kepentingan sesaat saja.

“Silahkan jadi Imam Besar, tapi pilkada tolong minggir jauh-jauh, kami tidak butuh kamu” begitu kira-kira pesan yang tersirat.

Mungkin Al Khattat juga mengajukan diri sebagai salah satu calon entah dimana tapi ditolak oleh partai. Dari jejaknya, si Al katat ini pernah terlibat sebagai pimpinan di HTI dan jadi caleg gagal dari Partai Bulan Bintang di tahun 2014.

Tath, sini gua kasih tahu ya. Politik itu emang kejam. Rumus yang berlaku dalam politik biasanya satu, “Ketika uang berbicara, semua orang agamanya sama”. Jadi, mending gak usah pada main politik dah karena kalian hanya jadi kuda tunggangan saja disana. Mungkin lebih bagus pada jualan kencing unta saja di antara 7 juta massanya.

Kalau satu box kencing unta sachetan harganya @ 10 ribu saja dikali 7 juta massa, maka dana yang didapat bisa 70 juta triliun dollar. Facebook bisa kebeli akhirnya!! Horeeee. Gimana? Seruput kopi kita?? “Vangkeee... Vangkeeeeee!!!”.