Sabtu, 13 Januari 2018

SELAMAT PAPUA, ATAS SAHAM FREEPORTNYA

Papua
Freeport
Di tengah sibuknya berita “Papa Minta 40 Miliar”, ada satu berita menarik yang lewat begitu saja. Kemarin Papua sah mendapatkan saham 10 persen untuk Freeport.

Berita ini tentu berita bahagia untuk saudara-saudara kita di Papua, karena mereka selama ini hanya menjadi penonton saja ketika tanah mereka diperkosa. Papua akhirnya mendapatkan haknya yang seharusnya bertahun-tahun menjadi milik mereka..

Kenapa tidak sejak dari dulu Papua mendapat jatah dari Freeport?

Yah, itulah. Rakus dan bodohnya dari beberapa pejabat kita dahulu, membuat rakyatnya sendiri kelaparan dan menangis. Indonesia saja berpuluh tahun hanya punya 9,36 persen, sedangkan 80 persen lebih dimiliki PT Freeport Indonesia.

Dan kita seperti orang dikunci mulutnya dengan tangan terborgol, melihat semua kemewahan itu tanpa bisa merasakannya. Yang dari hasil 9 persen itupun jadi bancakan siapa saja yang merasa punya kepentingan disana.

Sejak era pemerintahan Jokowi, pemerintah pun mulai melawan. Lobi-lobi terus dilakukan untuk bisa mengambil mayoritas saham di Freeport sebesar 51 persen. Dari 51 persen itulah Papua mendapat bagian 10 persen saham.

Untuk mendapatkan kembali kendali di Freeport ini tidak gratis. Indonesia harus menyiapkan ratusan triliun rupiah untuk membeli saham di bursa Internasional.

Itupun harus melobi pihak-pihak lain yang selama ini sudah bekerjasama dengan PT Freeport dalam hal pembagian sharing, seperti penambang Internasional Rio Tinto.

Alotnya perundingan di meja-meja ini, membuktikan bahwa pemerintah Indonesia sedang ingin membuat sejarah baru menjadi pemilik sesungguhnya Freeport, bukan lagi sebagai kacung yang hanya dibayar seenak udelnya.

Dengan memberikan saham 10 persen kepada Papua, pemerintah pusat merangkul masyarakat Papua untuk berjuang bersama mendapatkan kembali kendali atas Freeport. Dan ini tentu disambut gembira pemerintah daerah Papua..

Papua di masa Jokowi ini memang sedang dibangkitkan kembali ekonominya. Baru dalam sejarah berdirinya Indonesia, ratusan triliun dana dikucurkan untuk membangun infrastruktur disana menunjukkan keseriusan Jokowi untuk membangun kembali Papua.

Selamat ya, saudaraku di Papua.

Entah kenapa saya begitu yakin, dengan tanah kalian yang begitu kaya yang jika dikelola dengan baik, kalian satu waktu akan jadi lebih kaya dari saudara-saudara kalian di Jawa.

Memang sudah saatnya semua itu kalian nikmati sesudah perjalanan panjang selama ini. Saya toast dulu dengan secangkir kopi.