Rabu, 28 Februari 2018

HOAX ITU SENJATA PEMUSNAH MASSAL

Berita Bohong
Anak Baju Orange

Ketika foto anak kecil berbaju orange korban bom Suriah tersebar diberbagai media, saya adalah sedikit orang yang berani berteriak di status, "ITU BOHONG!"

Tapi simpati demi simpati yang mengalir membuat saya malah diserang dengan tudingan "kurang empati", "tidak perduli" dan segala macam hujatan yang harus saya terima bahkan untuk membongkar kabar hoax tersebut.

Belakangan akhirnya banyak orang menyadari bahwa itu memang fitnah yang dibangun oleh organisasi "pura2" kemanusiaan bernama White Helmets, yang tidak lain dari bagian pemberontak yang bertugas membangun propaganda di Suriah untuk menyerang Presiden Suriah.

Produksi Hoax di Suriah memang mengerikan..

Mereka dibangun dengan sangat profesional, melibatkan banyak aktor dan sutradara benar2 ala Hollywood. Ngerinya lagi, hoax itu diambil sebagai sumber berita oleh media sekelas CNN dan diyakini sebagai kebenaran.

Karena sering mengamati apa yang terjadi di Suriah, saya menjadi tidak kaget ketika itu dicopas di negeri kita..

Meskipun belum ada apa apanya dibandingkan Suriah, produksi hoax di Indonesia sudah menuju ke arah sana.

Terbongkarnya kelompok Saracen dan The Family MCA yang mempunyai ratusan follower yang siap menyebarkan hoax, menunjukkan bahwa Indonesia tanpa disadari sedang dipersiapkan menuju seperti Suriah..

Bagaimana tidak mengerikan, atas nama "Muslim" seorang dosen wanita di Yogya membuat konten hoax tentang bangkitnya PKI dan serangan terhadap ulama, yang dibagikan sampai 150 ribu kali. Itu baru di facebook saja, belum lagi yang beredar di grup2 seperti whatsapp.

Bahkan seorang marbot - pengurus masjid - bisa dengan enaknya bertingkah bahwa ia diserang saat shalat subuh di Garut. Dan ia ternyata bohong, tetapi beritanya sudah menyebar kemana2 bahwa ada orang gila yang hendak menyerang ulama.

Masih untung tidak ada korban yang tidak berdosa akibat ulah si dosen dan marbot itu. Kebayang karena curiga berlebihan, orang2 gila di sekitar bisa dibakar hidup2 oleh gerombolan histeria atas nama Tuhan itu..

Hoax itu adalah bagian dari fitnah, digunakan untuk mempengaruhi persepsi seseorang atau kumpulan. Dan terbukti di Suriah, hoax bisa menjadi senjata perang yang maha dahsyat yang merenggut nyawa ratusan ribu wanita dan anak2.

Masih banyak berkeliaran para pembuat konten hoax yang punya kepentingan politis dibaliknya.

Dan yang lebih banyak lagi adalah "para jari secepat cahaya" yang siap mengedarkan konten dengan berdalih bahwa mereka ikut simpati atau ikut membantu tanpa pernah mau cek dan ricek lagi kebenaran beritanya.

Nafsu sebagai pengunggah yang pertama kali begitu berkobar sehingga lupa bahwa ia menjadi bagian dari senjata yang diproduksi kelompok yang punya agenda.

Berhati-hatilah sebelum menyebarkan sesuatu. Amati dahulu, tunggu sebentar sebelum mengambil keputusan. Karena jika apa yang kita sebarkan bisa membunuh seseorang, kita akan menjadi bagian dari pembunuhan.

Selamat bermedsos ria..

Ingat, bikin grup dengan nama yang baik, semisal "Para Bapak Rindu Pelakor". Nanti kalau ketahuan istri, tinggal rubah nama grup jadi "Astrology"..

Sseruputtt..