Jumat, 02 Maret 2018

SELAMAT JALAN, BUWAS

Badan Narkotika Nasional
Budi Waseso

Komjen Budi Waseso akhirnya pensiun..

Buwas, panggilan akrab beliau, dikenal garang terhadap bandar narkoba. Sejak dilantik sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional, Buwas langsung menggebrak dengan menghantam bandar2 narkoba yang berkeliaran.

Buwas sering disebut sebagai Dutertenya Indonesia. Meski ia tidak sekejam Duterte dalam menghantam para pengedar, sosoknya tetap ditakuti karena ia tidak tedeng aling-aling dalam menangkap bahkan menghancurkan sarang mereka.

Beberapa artis harus merasakan tangan dingin Buwas. Mulai dari Ridho Rhoma sampai keluarga Elvi Sukaesih tidak bisa mengelak ketika mereka tertangkap tangan menggunakan narkoba. "Narkoba di kalangan artis itu seperti fenomena gunung es.." katanya dulu. Ia menggambarkan, apa yang terungkap jauh lebih kecil dari apa yang beredar.

Buwas pernah menjadi bulan2an netizen saat ia menjadi Kabareskrim. Itu saat terjadi perang dingin KPK vs Polri, dan diakhiri dengan penangkapan Bambang Widjoyanto.

Dalam perbincangannya, Buwas mengaku pernah ngojek untuk menghidupi keluarganya semasa ia menjadi Kapten. Ia juga pernah dimarahi pejabat tinggi Polri, ketika menangkap Susno Duadji di bandara dengan mengurungnya di toilet supaya ketinggalan pesawat.

Buwas ini seperti banteng. Ketika ditugaskan, ia tidak melihat kiri dan kanan, terus merangsek supaya tugasnya terpenuhi. Mungkin itu alasan Jokowi dulu menempatkannya sebagai Kepala BNN, biar para bandar bisa merasakan keras kepalanya seorang Budi Waseso.

Tentu menarik jika ngobrol dan mendengar pengalaman Buwas semasa ia aktif di BNN. Mungkin kapan-kapan kita bisa buat cerita tentang kisah2nya.

Selamat jalan, Komjen Budi Waseso. Dunia narkoba akan sepi tanpamu. Secangkir kopi kuhaturkan sebagai rasa hormatku padamu.

Seruput.