Rabu, 25 April 2018

KETIKA TUHAN SALAH

Tuhan
Kopi

"Tuhan, kapan Engkau kirimkan seseorang untuk membenahi negeri bedebah ini?"

Doa meluncur dari segenap penjuru negeri, mengetuk pintu langit supaya Tuhan mau membuka diri. Bukankah Ia Maha Pengasih? Pasti dikabulkanNya apa yang diminta oleh hambaNya...

Tidak lama kemudian datanglah seseorang ke hadapan mereka. "Aku dikirim Tuhan untuk menjawab semua doa.."

Para pendoa melirik kepadanya. "Tidak mungkin.." Kata mereka. "Tuhan tidak mungkin mengirim orang yang tampak lemah, tampak tidak berdaya yang bahkan bukan siapa-siapa. Jika Tuhan mengirimkan orang, ia pasti gagah, turunan raja dan bukan dari rakyat jelata.."

Merekapun ramai-ramai membunuh orang yang tadi dihadapan mereka. Lalu kembali berdoa, "Tuhan, kirimkanlah orang yang benar. Yang tadi itu pasti salah.."

Dari kejauhan aku tertawa. Mereka yang meminta, mereka pula yang merasa berhak mengatur jawabannya. Sesungguhnya mereka berdoa untuk memuaskan dirinya, bukan untuk menyelesaikan masalah yang mereka punya..

Ah, pagi ini ada secangkir kopi. Nikmat manalagi yang kau dustakan, wahai manusia yang selalu dahaga?