Selasa, 22 Mei 2018

Garuda Bersih-bersih Pilot Radikal

Garuda
TSIA

Dapat WA dari seorang teman, "Orang Garuda nanyain no telpon lu tuh, kayaknya terkait postingan tentang pilot radikal.."

Surprise juga saya. Apa saya mau diperkarakan ke polisi lagi?

Teringat 700 pengacara yang dulu mau melaporkan gara-gara status tentang Bang Thoyib yang "pulang malu, gak pulang rindu". Apa kabarnya pengacara-pengacara itu ya? Saya sempat bingung, itu pengacara apa Minions? Banyak bener..

Akhirnya ditelponlah saya, oleh orang Garuda. Posisinya tinggi juga. Vice President. Ehm..

"Pak Denny, saya mau sampaikan bahwa tulisan bapak tentang pilot radikal sudah kami baca. Dan pilot yang bernama TSIA itu langsung kami grounded (rumahkan) selama sebulan. Selama sebulan itu kami akan investigasi dan jika terbukti kami akan langsung pecat.."

Wah, cepat juga tanggapan Garuda ya. Belum 1x24 jam, mereka langsung bereaksi dan klarifikasi. Dan hebatnya, mereka bisa dapat nomer telepon saya lagi. Sial. Gak bisa sembunyi 🤣🤣

Sebagai sebuah perusahaan publik, memang Garuda harus segera merespon informasi seperti itu. Karena bisnis Maskapai salah satu prioritasnya adalah keamanan. Tanpa perasaan aman, maka runtuhlah kepercayaan, yang berarti bisa jatuhlah nilai saham..

Bukan hanya itu..

Jika saya adalah VP Garuda, saya malah sebenarnya akan memanfaatkan momentum ini untuk menaikkan nama Garuda kembali sekaligus promosi. Saya sekalian manggil BNPT dan lembaga anti teroris terkait untuk mulai mengadakan screening dan tes kejiwaan terhadap pilot-pilot Garuda.

Kemudian saya akan bekerjasama dengan NU atau Muhammadiyah dalam rangka pembinaan agama kepada seluruh crew. Dan diakhir acara seluruh karyawan saya akan mengumandangkan slogan, "Garuda melawan Radikalisme".

Sesudah itu, saya akan minta sertifikat bahwa "Pilot Garuda Bebas Unsur Radikalis". Kemudian saya pasang besar2 di surat kabar dan beriklan di televisi.

Dan harga saham Garuda pun berpotensi naik tinggi. Karena ada unsur kepercayaan. Ada rasa aman bahwa Garuda perduli terhadap penumpang selama perjalanan..

Itu kalau saya. Untungnya saya cuman nulis aja. Jadi gak pusing mikir gituan..

Tapi bener gak sih, gaji pilot Garuda itu sampai 71 juta rupiah perbulan ? Banyak ya? Kalau gaji saya segitu, saya bisa kawin lagi..

#plakkkkk !!
"Malam ini tidur di sofa!!"