Senin, 04 Juni 2018

BIBI AISHA

Afghanistan
Bibi Aisha

Ia dikenal dengan nama Bibi Aisha. Seorang wanita yang ketika tahun 2009 berusia 18 tahun..

Aisha adalah korban dari kekejaman kelompok Taliban di Afghanistan. Aisha sendiri dipaksa menikah ketika ia berusia 12 tahun sebagai "bayaran" keluarga kepada anggota kelompok itu..

Tidak tahan diperlakukan sadis oleh suaminya, Aisha lari. Ia dikejar dan tertangkap, lalu di potong hidungnya dan ditinggalkan sendiri supaya mati kehabisan darah.

Untung saja ada orang-orang yang menyelamatkannya dan dia dibawa ke Amerika untuk dioperasi. Nyawanya selamat dan majalah Time memuatnya di sampul majalah sebagai sebuah pesan, "Apa yag terjadi ketika Taliban menguasai negeri ini ?"

Yang herannya di Indonesia, banyak ibu-ibu dan pelajar wanita yang ingin negeri ini seperti Afghanistan ketika dalam penguasaan Taliban. Kata mereka, "begitulah negeri khilafah berjalan.."

Padahal seandainya model khilafah seperti Taliban menguasai negeri ini, para ibu dan pelajar wanitalah yang paling merasakan dampak terburuknya karena mereka menganggap wanita itu sebagai budak saja..

Apakah kisah Bibi Aisha tidak mereka jadikan pelajaran?