Selasa, 24 Juli 2018

AHOK MASIH SAJA DIFITNAH

Ahok
Cuitan HNW

Tweet ini dibagikan oleh Hidayat Nur Wahid. Saya gak tahu jundinews ini punya siapa. Tetapi ketika dia memfitnah dan dibagikan oleh seorang tokoh, saya merasa wajib bersuara.

Masjid Amir Hamzah, adalah masjid yang berada di kompleks Taman Ismail Marzuki. Masjid itu dirobohkan tahun 2013, pada masa Gubernurnya Joko Widodo. Bukan Ahok. Perobohan masjid tersebut bagian dari revitalisasi Institut Kesenian Jakarta, IKJ.

Ketika masjid dirobohkan, dilakukan pemindahan tempat shalat di zona gedung. Tepatnya di basement planetarium. Tapi di masterplannya sudah ada lokasi pembangunan masjid yang baru.

Justru di jaman Ahok, ada anggaran 147 miliar untuk membangun kembali masjid itu. Tapi dana itu dianggap terlalu besar. Ahok akhirnya melobi perusahaan pembangun apartemen dekat TIM, sehingga keluarlah dana yang lantas digunakan untuk membangun masjid itu.

Ahok lengser dan Djarot akhirnya meresmikan pembangunan masjid Amir Hamzah di bulan Oktober 2017. Tapi karena Djarot juga lengser, akhirnya pengurus meminta Anies Baswedan melanjutkan pembangunan masjid.

Hebohnya isu "perobohan masjid", berkaitan dengan tahun politik Pilgub DKI waktu itu, dimana Ahok dituding anti Islam. Berita ini berkembang dimana-mana dan dipercayai sampai sekarang. Bahkan oleh sekelas Hidayat Nur Wahid, yang saya yakin shalatnya rajin dan puasanya tidak tinggal.

Menaikkan nama seseorang seperti Anies Baswedan, sah-sah saja. Tetapi menaikkan nama seseorang dengan menginjak kepala orang lain, dalam Islam, jelas tidak dibenarkan.

Saya kadang memaksa berbaik sangka, bahwa kesalahan penyebaran ini akibat ketidak-tahuan. Tapi kadang saya juga berfikir, "Apakah memang ini tabiat yang sulit dihilangkan?".

Mungkin hanya secangkir kopi yang bisa memberikan jawaban.