Jumat, 20 Juli 2018

DIALOG FIKSI

SBY
Jokowi Jenguk Sby

"Cepat sembuh, ya pak.."
"Iya, makasih sudah bezuk. Bagaimana, apa anak saya bisa jadi Wapres, pak ? Kalau bisa, saya langsung sembuh.."

"Gak bisa, pak.. Maaf. Bagaimana kalau Menteri Olahraga saja ? Kan masih muda, ganteng lagi.."
"Hmm boleh juga tuh.. Tapi kawan kita satu lagi nawarin Wapres, gimana dong ?"

"Begini, pak. Jangan karena sepuluh burung di pohon, satu burung ditangan dilepaskan.."
"Yang artinya ??"
"Jangan karena janji2 kosong, tawaran yang pasti dilepaskan.."
"Wah benar juga, tuh... Nanti anak saya dipaksa sujud sukur lagi hahahahaha.. Bapak bisa juga berpantun, ya ?"

"Bisa dong. Yang dibelakang ini, kalau gak dipantuni, saya gak bisa bawa ke pelaminan.."

(Cubitan dari belakang) "Bapak ihhhhh.... awas yaaa.."

Semua tertawa. Sedangkan nun jauh disana, diatas kuda, seseorang cemberut tak terkira. "Gagal maning, gagal maninggg.. sonn."