Sabtu, 21 Juli 2018

KENAPA KARYAWAN PERTAMINA DEMO?

BUMN
Demo Pegawai Pertamina

Saya punya rumah atas nama saya. Saya pengen buka bisnis restoran diatasnya. Lalu saya bikin PT MAJU MUNDUR ENAK SEKALI. Saya pekerjakan orang2 yang menurut saya pintar untuk menjalankan restoran itu.


Lama berjalan, ternyata untungnya restoran tidak bagus. Sesudah saya audit, rupanya para manager di restoran saya malah main-main dengan uang saya. Karyawan bengkak karena KKN, yang diterima saudara2 mereka. Biaya operasional lebih besar dari pendapatan.

Apa yang harus saya lakukan?

Saya ajak kerjasama orang yang punya duit dan punya kemampuan untuk menjalankan bisnis restoran itu. Saya "jual" saham bisnis saya sebagian, tapi saya tetap mayoritas. Dia yang jadi Direkturnya dan mengawasi semua operasionalnya, karena dia juga punya saham di bisnisnya.

Apa yang terjadi? Para manager dan karyawan demo berhari-hari. Mereka tahu bahwa sebagian dari mereka akan dipecat.

Ya, gimana gak dipecat? Masuknya aja KKN. Di dalam kerjaannya memperkaya diri sendiri. Malas. Tidak kapable.

Dan benar saja, Direktur yang juga salah satu pemegang saham merampingkan perusahaan, supaya tidak gemuk dan efisien. Kalau ramping, keuntungan perusahaan akan meningkat dan restoran bisa jadi besar.

Apakah itu namanya menjual aset ??

Bukan. Rumah tetap milik saya karena atas nama saya. Sedangkan yang saya jual adalah saham di PTnya, atau bisnisnya. Saya adalah Pertamina. Dan restoran adalah unit usaha saya.

Dari penggambaran ini kita seharusnya bisa paham, apa yang sedang dilakukan Pertamina sekarang dan kenapa karyawan pada demo.. 🤗

Dan Roy Sukro termasuk yang akan dipecat. Selama dia disana, banyak panci yang hilang dibawa pulang. "Untuk koleksi.." katanya.

Seruput dulu ah..