Sabtu, 13 Oktober 2018

PRABOWO DAN TIMSESNYA YANG LUCU-LUCU

Mardani Ali Sera
Mardani Ali Sera di Mata Najwa

Salah satu agenda Prabowo untuk memenangkan Pilpres adalah membangun ketakutan pada masyarakat. Makanya ia berulang-ulang bicara tentang kemiskinan, kehancuran, kebodohan dan hal-hal yang bersifat menakutkan lainnya untuk menimbulkan rasa pesimis di benak rakyat.

Sedangkan Sandiaga Uno memainkan ketakutan dalam bentuk receh. Seperti tempe mahal, makanan mahal dan segala macam hal yang membuat masyarakat tambah pesimis.

Ucapan-ucapan ini sering mereka ulang-ulang dan berusaha diliput oleh media mainstream. Mereka memang lebih sering menggunakan media mainstream untuk memainkan perannya karena dana mereka terbatas sekali untuk turun ke daerah-daerah. Bermain di media tentu lebih murah..

Ada memang masyarakat yang terpengaruh dengan seruan-seruan itu. Mereka biasanya masyarakat yang berpandangan konservatif. Orang konservatif itu biasanya senang ditakut-takuti dan diancam-ancam.

Mereka ini yang jalan pikirannya kurang berkembang terhadap zaman dan kaku. Model konservatif ini juga yang kalau ke majelis senang dengar ancaman-ancaman tentang neraka dan buaian tentang kenikmatan surga..

Cuma ada yang lucu dari gerakan Prabowo Sandi ini. Sesudah menakut-nakuti, Prabowo tiba-tiba muncul dengan tagline "Make Indonesia Great Again".

Mirip sekali dengan model kampanye Donal Trump ( kemungkinan konsultan politiknya juga sama ). Habis nakut-nakutin tentang ekonomi Amerika, Trump kemudian muncul sebagai pahlawan.

Kelucuannya sebenarnya ada di tagline Prabowo...

"Make America Great Again" jelas tagline yang cocok di Amerika, karena disana bahasa Inggris adalah bahasa ibunya. Lah disini, di Indonesia, dimana pendukung Prabowo banyak yang hancur bahasa Inggrisnya, dikasi bahasa susah, "Make Indonesia Great Again".

Bagaimana pendukung Prabowo yang agak-agak kampret bisa menterjemahkannya ? Wong mereka mau bilang "sunset" aja jadi "samsat". Hello gaess, samsat ditempat gua keren loh, gimana di tempat elo ? Gini disuruh nerjemahin Make Indonesia Great Again.

Sebelumnya Prabowo juga meluncurkan konsep "The New Prabowo", tapi gak berhasil. Soalnya pas di survey di pendukungnya ditanya, "Tahu konsep baru the new Prabowo ?". Mereka bingung dan balik bertanya, "New iku opo toh ? Sejenis cabe ?" Koplak kan ??

Strategi Prabowo ini ibarat permainan bola tarkam dengan hadiah Kambing Cup. Gocekannya boleh, tapi pas depan gawang panik sehingga tendangannya gak terarah. Itulah kenapa ia gagal, karena konsultan politiknya gak paham kultur Indonesia. Dikira Indonesia sama ma Amerika. Beda bos, disini rawon aja ada setannya..

Jadi kadang saya suka ketawa kalau lihat bagaimana Prabowo menendang bola. Ketika tendagan Jokowi dengan pidato "Game of Thrones"nya mendapat standing ovation dari pemimpin dunia, Prabowo masih asik menggocek bola di lapangan becek dengan gawang dari dua sandal. Rada-rada kasihan juga, apalagi timsesnya kayak Mardani Ali Sera boong lagi kalau Prabowo pernah sampe ke puncak Everest.

Mungkin di rumah Prabowo punya gambar wajah-wajah timsesnya yang lugu-lugu dipasang di papan sebagai target lemparan. "Goblik !!" Wusss satu hape melayang. "Codot !!" Wuss kali ini tongkat golf. "Semuaanyaaaa... Konnnnnn..ciiii !!!!" Wuss wuss wusss mulai kulkas sampe sepatu kuda dilemparkan..

Yang selamat cuman secangkir kopi. Karena dengar-dengar diselamatkan ajudannya yang kecanduan kopi. Seruputtt..