Senin, 26 November 2018

KENAPA ORANG INDONESIA SUKA FILM HOROR?

Misteri
Horor
Hari-hari sebelumnya dunia perfilman dihebohkan dengan balapan penonton dari film "A man called Ahok" melawan "Hanum dan Rangga".

Heboh itu dikarenakan politik yang masih menjadi perhatian sebagian besar masyarakat ini. Dan karya film pun menjadi korbannya.

Tapi yang menarik ketika perhatian orang tertuju pada kedua film itu, satu film tiba-tiba menyusul dari belakang. Itulah film remake Suzanna yang diperankan oleh Luna Maya dengan judul "Bernapas dalam kubur".

Dikabarkan film horor itu menyalip perolehan film Ahok dengan fantastis, lebih dari 1 juta penonton. Bahkan di hari pertama saja film Suzanna sudah meraih lebih dari 200 ribu penonton.

Ini yang menarik. Kenapa orang Indonesia tertarik menonton film horor ??

Dari hasil pengamatan, terlihat ada beberapa faktor yang menyebabkan orang Indonesia suka sekali nonton film horor.

Pertama, karena kehidupan kita penuh dengan hal-hal yang berbau horor.

Masyarakat Indonesia setiap hari selalu berhadapan dengan horor. Mulai dari tagihan sepeda motor dengan didatangi debt collector kalau sudah lewat 2 bulan, sampai dengan naik bus malam yang kebut-kebutan dengan rem yang kurang perawatan. Horor yang datang setiap waktu ini menjadikan orang kecanduan untuk mencari horor lainnya. Seperti kecanduan narkoba, dosisnya harus nambah setiap saat supaya bisa sakau.

Kedua, dalam kehidupan agama banyak ustad horor dengan ceramah yang horor.

Ustad-ustad horor ini selalu menakut-nakuti jamaahnya dalam setiap ceramah. Mulai dari kuntilanak bernama PKI bangkit kembali sampai tuyul tenaga kerja Cina senantiasa jadi makanan di setiap pengajian.

Bahkan untuk menangkal supaya hantu-hantu itu bangkit kembali, seorang ustad mengajarkan mantra yang menurutnya bisa mengusir hantu, yaitu "Jancuk" "Jaran" "Dobol" dan "Matamu picek". Ustad yang ahli dalam merebus pembalut bekas sebelum manggung ini, akhirnya diperkarakan karena ternyata mantranya kurang manjur ketika berhadapan dengan hutang sehari-hari.

Ketiga, politisi horor..

Dalam kehidupan politik pun masyarakat Indonesia selalu bertemu dengan cerita-cerita horor. Mulai "Indonesia bubar tahun 2030", "Indonesia miskin", sampe gaji kecil dan tampang Boyolali terus diwacanakan. Bahkan untuk semakin menakuti masyarakat, seorang tokoh politik sampe harus pake pete di kepalanya. Pete diyakini mereka akan mengusir drakula, pengganti bawang putih yang katanya sudah mahal harganya.

Banyak kisah horor lainnya seperti "Kisah azab 2 milyar rupiah, jenazah akhirnya naik kuda poni" yang baru saja terjadi. Bahkan tokoh horor terkenal seperti Gollum baru saja keluar dari penjara, dan potonya sedang menjilat-jilat tanah viral di media sosial.

Itulah kenapa orang Indonesia suka sekali film horor, karena seperti berhadapan dengan kehidupan sehari-hari. Selain film horor, orang Indonesia juga dikenal dengan kesukaannya atas film "wik wik wik" dan khusus untuk ini semua masyarakat negeri ini bersatu dalam komunitas "Bagi Linknya Fans Club" atau BLFC.

Itulah faktor-faktor yang mendasari kenapa film horor laku di negeri ini.

Dan film horor yang sampai sekarang box office dan belum terkalahkan adalah film "My Lobe, Firza" yang dipenuhi dengan adegan-adegan pameran tubuh yang mengerikan dengan lemak dimana-mana. Bahkan bintang utama film ini sampe sekarang kaya raya dan menghabiskan uangnya untuk keluar negeri tidak pulang-pulang lagi.

Mengerikan..

Kabarnya sekarang sedang diproduksi film horor baru yang akan keluar 2019 nanti. Judulnya "Guna-guna Capres berkuda.." Ini sudah episode ke tiga, meski 2 episode sebelumnya belum pernah diproduksi karena kurang biaya. Mau pinjam ke Bank Indonesia tidak bisa..

Hiiii... Jadi pengen seruput kopinya..