Sabtu, 19 Januari 2019

HEADSHOT, JOKOWI !

Debat
Prabowo dipijit Sandiaga Uno
Nonton debat Capres semalam, saya seperti sedang bermain game lama kesayangan, Counter Strike.

Di game itu, saya senang memakai senjata khusus Sniper. Bukannya apa-apa, senang sekali ketika peluru menembus kepala lawan bermain dan saya berteriak, "headshot !"

Begitu juga Jokowi. Ia seperti seorang sniper yang mengincar gerak gerik lawannya dengan pelan dan melancarkan headshot pada titik yang tepat.

Jokowi meski awalnya tampak gugup, mampu menguasai diri untuk terus mengikuti arah pembicaraan Prabowo mau kemana dia. Dan momen itu dapat juga ketika akhirnya Prabowo mempermasalahkan penegakan hukum di era Jokowi, dan Jokowi mengambil kasus Ratna Sarumpaet sebagai titik terlemah Prabowo.

"Pak Prabowo jangan nuduh begitu..." Kata Jokowi. Lalu dengan ritme yang lambat ia bercerita tentang grusa grusanya tim Prabowo yang tertipu aksi Ratna Sarumpaet dengan konferensi pers segala padahal mereka sedang ditipu operasi plastik.

Pecahlah ruang di hotel Bidakara dengan tertawaan para hadirin disana. Dan saya yakin, di kafe2, di warung2, di tempat2 nobar debat, pecah juga ketawa disana. Terpingkal-pingkal. Menyakitkan hati bagi yang melihatnya.

Headshot !

Prabowo terdiam tidak mampu membantah. Emosinya mulai naik pelan-pelan karena merasa ia dibanting oleh seorang anak ingusan yang seharusnya tidak layak memerintah negara. Ia terhina tapi tidak mampu menjawab karena apa yang dibilang Jokowi benar. Prabowo bahkan mengakui bahwa ia waktu itu grusa grusu sehingga tertipu.

Dan lihat ekspresi Jokowi..

Dingin. Ia tidak tertawa karena sudah mempecundangi lawannya. Ia malah mempersiapkan peluru kedua untuk kembali melubangi kepala lawannya.

Jokowi memang tipikal manusia yang sangat pandai meredam emosi sampai tingkat paling bawah. Ia senang terlihat remeh, karena dengan begitu ia bisa masuk ke jantung pertahanan lawan. Dan ia tahu, kelemahan terbesar Prabowo adalah emosi. Pancing, giring terus, dia pasti akan memperlihatkan kepalanya.

Sedangkan Sandiaga Uno seperti biasa tidak mau membantu Prabowo, karena ia sibuk ingin mengarang cerita lain selain tentang pak Najib, yang belakangan diketahui sebagai suami Bik Narti yang terkenal itu.

Debat pertama ini sudah bisa dipastikan kemenangan untuk Jokowi. Baru kali ini Jokowi bisa membuat Prabowo joget-joget untuk menenangkan emosi tinggi. Sulit mendapat momen emas seperti ini lagi.

Saya sendiri senyum-senyum.melihat debat itu sambil seruput secangkir kopi.

Artikel Terpopuler