Rabu, 02 Januari 2019

PERLUKAH TAMPIL DI ILC?

ILC
ILC
Pertama kali masuk acara debat di tivi ya di ILC.

Saya awalnya memang tidak berminat tampil disana, tapi rasa penasaran juga yang membuat kaki saya melangkah kesana. Apakah supaya terkenal? Tidak juga. Mungkin lebih ingin tahu atmosfir apa yang ada disana.

Dan saya menemukan bahwa program televisi seperti ILC itu tidak lain hanya panggung oposisi. Apapun temanya, bagaimanapun jawabannya, tetap saja oposisi menang. Lha, itu panggung mereka memang.

Kesempatan yang diberikan pihak tuan rumah kepada pihak petahana, tidak sebanyak yang diberikan kepada pihak oposisi. Pihak oposisi bisa ngomong sebanyak dan sebebas apapun, ngelantur juga boleh apalagi membelokkan tema.

Disana itu ring tinju, yang memang sudah disiapkan untuk membangun narasi bagi oposisi. Pihak petahana hanya sebagai obyek penderita, hadir untuk melengkapi narasi oposisi supaya lebih lengkap dan sempurna.

Keberpihakan Karni Ilyas juga sangat kentara. Tokoh-tokoh yang dibawanya seperti Rocky Gerung sama sekali tidak membahas substansi masalah, tapi lebih sebagai perecok yang mengaburkan jawaban-jawaban petahana.

Karena itu, saya juga heran ngapain kubu petahana tampil di ILC. Untuk memberikan penjelasan? Apa yang bisa dijelaskan dalam kondisi carut marut debat yang tidak berujung selain membantu kubu oposisi bersorak sorai mendukung jagoannya?

Siapapun dari kubu petahana yang tampil disana akan kalah. Bukan kalah debat secara personal, tetapi kalah secara kesimpulan general. Dan memang itulah yang sedang dibangun disana. Petahana tidak menyadari itu, karena tampil di ILC itu seperti sebuah penghargaan, supaya dikenal.

Mending kubu petahana sibuk menjelaskan program-program dalam bentuk berbeda daripada tampil berdebat yang tidak ada ujungnya. Seperti Ngabalin, akhirnya sempat terpancing juga emosinya disana, dan itu menambah sorak sorai pendukung oposisi yang membangun narasi kembali bahwa "begitulah dia dan semua kelompoknya".

Biarkan program ILC jadi tempat kubu oposisi menjelaskan program mereka. Dan petahana mempunyai program sendiri yang menjelaskan programnya. Berdebat di ILC lebih banyak menimbulkan kerugian daripada keuntungan.

Dan kalau petahana tidak mau tampil di ILC, panggung oposisi pasti akan mati sendiri..

Sudah saatnya kita meramaikan menyuarakan program daripada sibuk dengan isu-isu recehan yang memang sengaja dibawa ke arah sana. Dengan kampanye program, petahana juga mengedukasi pemilih dengan cerdas dan tidak menambah kebodohan yang sudah ada.

Bikin program-program yang kembali mengedukasi pendukung Jokowi dan swing voters yang belum menentukan pilihan. Seperti tema, "Kenapa Jokowi dulu membubarkan Petral?" Acara bongkar membongkar dengan tujuan menaikkan kembali prestasi Jokowi lebih tepat sasaran.

Ini hanya curhat, bukan ngajarin. Kalau kata ibu sebelah sih, "Maaf, sekedar mengingatkan..
Kopi sore itu kalau diseruput panas-panas, pasti nikmat.