Sabtu, 02 Februari 2019

Buni Yani Masuk Neraka

Buni Yani
Buni Yani
"Orang yang menuduh saya, mulai dari pelapor, polisi, jaksa, hakim, semua masuk neraka!"

Begitu sumpah Buni Yani tersangka pengedit video yang membuat Ahok masuk penjara. Buni Yani dihukum 18 bulan dan per tanggal 1 Februari langsung masuk penjara Gunung Sindur.

Panik, Buni Yani langsung bawa-bawa neraka dalam konsep mubahallah, atau memohon kutukan kepada Allah, senjata yang memang favorit di kalangan pendukung 212. Dia sendiri siap masuk neraka abadi jika memang dirinya mengedit video itu.
Lucu juga karena sebelumnya Buni Yani sendiri mengaku salah menulis transkrip video saat Ahok bicara di Kepulauan Seribu. Video ini viral dan menjadi alasan kelompok 212 untuk melakukan demo besar menuntut Ahok dipenjara karena sudah "menista agama".

Buni Yani sebenarnya orang pintar, karena sesudah lulus dari Universitas Udaya, dia ke Ohio Amerika untuk mengambil gelar masternya. Dia mendapat gelar Master of Arts.

Dia juga pernah menjadi jurnalis AAP (Australian Associated Press) dan VOA (Voice of America). Ini menunjukkan bahwa Buni Yani bukan orang bodoh untuk sekadar "salah" transkrip video. Dan ini juga menjadi pertimbangan Majelis Hakim bahwa dengan kepintarannya, Buni Yani secara sadar telah mengedit video itu untuk membuat fitnah yang sudah memakan korban itu.

Tapi biarlah, mungkin Buni Yani merasa bahwa neraka itu sejatinya tidak begitu menakutkan. Di sana bisa saja ada Marlyn Monroe, Elvis Presley sampai Hitler. Dia bisa mewawancarai tokoh-tokoh terkenal sampai diktator untuk menambah gelar keilmuannya.

Dan saya bisa membayangkan, ketika Buni Yani masuk pintu neraka, penjaga pintunya bertanya kepadanya.

"Kamu siapa??"

"Leonardo di Caprio...," kata Buni Yani.

Penjaga pintu neraka heran, terus telepon temannya.

"Eh, bro. Mau nanya, itu kapal Titanic tenggelam atau terbakar sih ? Kok Leonardo jadi gosong gini??"

Selamat menempuh hidup baru, Buni Yani. Salam bonga bonga....

Tagar.id

Artikel Terpopuler