Minggu, 17 Februari 2019

SURAT CINTA UNTUK JOKOWI

Jokowi
Terima Kasih Jokowi
Pagi, pakde Jokowi..
Mau kuceritakan sesuatu ?

Dalam perjalananku keliling Indonesia, aku banyak bertemu dengan saudara-saudara sebangsa di lain provinsi. Aku bercerita kepada mereka tentangmu. Tentang mimpimu. Tentang cita-citamu. Tentang visimu.

Setiap kali aku menyebut namamu, kulihat binar-binar harapan di mata mereka yang hadir. Mereka kagum padamu. Dengan kesederhanaanmu. Dengan karya-karyamu. Dengan ketulusanmu. Dengan kebaikan hatimu.

Belum pernah kulihat cinta yang sedahsyat ini. Mereka datang dari jauh ke tempat diskusi, bukan untuk bertemu denganku, tetapi karena tergerak semangatmu. Ya, semangatmu yang menular ke seluruh negeri keluar dari tubuhmu yang terlihat ringkih tapi menyimpan begitu besar energi.

Mereka rela berbuat apa saja demi engkau kembali memimpin negeri. Mereka relawan yang berani mati. Terjun ke desa-desa dengan segenap kepercayaan diri. Dibayarkah mereka ?? Tidak. Mereka mengorbankan waktu, keluarga juga materi.

Mereka tidak berharap keuntungan apa yang mereka dapat kelak jika engkau jadi. Kaki mereka bergerak karena mereka harus bergerak. "Orang baik harus dibela, bang. Jika bukan kita, lalu siapa lagi ??" begitulah pernyataan seorang relawan yang datang dari pelosok negeri.

Setiap sebelum memulai acara, kami selalu menyanyikan lagu Indonesia Raya. Ada kebanggaan didada kami sekarang terhadap Indonesia. Negeri yang harus kami bela, bukan buat kami, tetapi buat anak cucu nanti.

Bagi mereka, dan bagiku juga, engkau bukan sekedar sosok ataupun nama. Engkau sudah menjadi simbol kedaulatan, keberanian dan harapan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Engkau begitu cinta Papua, daerah yang sudah begitu lama menjadi anak tiri, padahal mereka juga saudara kami. Engkau bangun mereka dengan segenap hati.

Jangan pernah lelah mencintai negeri ini, pak. Seperti jangan pernah juga lelah mencintai kami.
Sehat selalu dan fokus membangun negeri.

Urusan kampret yang main hoax dan sibuk memfitnah bapak PKI, biar urusan kami. Kami paham, bagaimana cara kendalikan mereka yang kepalanya selalu dibawah kaki. Cukup kasih permen merek #Jumatandimana mereka sudah senang sekali..

Salam buat ibu Iriana dan seluruh keluarga.
Salam cinta dari kami.

Dari
Kami yang bangga menjadi anak negeri
Salam satu jari dan secangkir kopi

Artikel Terpopuler