Minggu, 17 Maret 2019

KISAH REINO DAN ROMY

Romi
Romahurmuziy
"Saya mampunya hanya segitu.."

Begitu kata Reino Barrack, suami Syahrini, waktu dikonfirmasi masalah mahar. Reino dikabarkan hanya memberikan mahar seperangkat alat shalat. Ditambah cincin, kalung, gelang yang diperkirakan total berharga 40 miliar rupiah saja.

Syahrini yang mengaku kepincut pada Reino karena bacaan shalatnya, menerima dengan pasrah mahar senilai "harga diri wanita" itu.

Kemungkinan nilai 40 miliar rupiah itu, sepadan dengan puasa 40 hari nonstop Syahrini untuk menjawab pinangan Reino, sampai ia lupa saking khusuknya puasa bahwa ia harusnya mens selama 7 hari dalam sebulan.

Luar biasa pengorbanannya..

Kisah cinta Reino dan Syahrini ini mengingatkan kita pada sebuah lagu dari almarhum Gombloh bahwa jika cinta sudah melekat, tai kucing pun berasa coklat. Meski pada masa sekarang, saya ragu rasanya masih coklat karena sudah ada rasa strawberry, vanilla bahkan durian yang di mix dengan rasa pisang.

Kata "Saya mampunya hanya segitu.." benar-benar menunjukkan kerendahan hati seorang Reino karena sebenarnya ia mampu memberi lebih dari itu. Tapi kesederhanaan Syahrini membuatnya terharu dan menahan dirinya untuk memberi lebih dari yang ia bisa ia berikan.

Inilah tauladan yang bisa menjadi pelajaran bagi kita bahwa jika melihat pasangan jangan hanya dari fisiknya saja, tetapi juga lihatlah dari apa yang ia berikan saat melamar..

Kisah Reino mirip dengan kisah Romahurmuziy, atau yang kita kenal dengan nama panggilan Romy..

Romy yang Ketua Umum sebuah partai itu mempunyai harta total senilai hampir 12 miliar rupiah. Tetapi begitu rendah hatinya Romy saat ia ditangkap tangan oleh KPK ketika menerima suap dalam rangka mengatur jabatan di departemen agama.

Menurut berita, ia hanya menerima 250 juta rupiah saja.

Sebagai Ketua Umum, Romy bisa saja meminta lebih banyak dari nilai itu. Sebagai perbandingan, dulu Anas Urbaningrum sebagai Ketua saja menerima uang suap 2,21 miliar rupiah.

Luthfi Hasan Ishaq dari partai agamis saja menerima 1,3 miliar rupiah dan janji bahwa ia akan menerima total 40 miliar. Yang lebih dahsyat Setya Novanto yang korupsi 106 miliar rupiah.

Kesederhanaan Romy tampak dari kecilnya uang suap yang ia terima. Tidak layak dengan jabatan yang ia duduki sebagai Ketua partai besar yang seharusnya bicaranya miliar miliar rupiah. Tapi yah, sudah sulit kita mendapat tauladan pada masa ketika semua diukur dengan nilai uang.

Mungkin Romy trenyuh, ketika orang yang menyuap berkata dengan memelas "Saya mampunya segitu..". Romy tidak bisa memaksakan situasi apalagi ketika ia melihat orang itu tidak punya apa-apa lagi. "Segitu juga gapapa deh, daripada segini.." begitu mungkin jawab Romy.

Pesan moral dari cerita diatas sesungguhnya gak ada. Kalau kamu mencari nilai-nilai dari cerita itu, kamu sungguh sia-sia. Tapi terimakasih sudah membaca sampai akhir karena saya juga nulisnya asal aja. Cuman gak bisa tidur karena kebanyakan kopi habis jadi pembicara.

Mungkin karena "Saya mampunya hanya segitu.." jadi yah nikmati aja.

Mau seruput tapi kok ya kopinya aja gak ada.

Artikel Terpopuler