Minggu, 26 Februari 2017

SECANGKIR KOPI DI ATAS TATAKAN RETAK

Arab Saudi
Raja Salman
Seharusnya momen kedatangan Raja Salman ini, mendorong demonstrasi keras 7 juta umat Islam yang kemarin kumpul di Monas.

Alasan pertama, karena sebagai "penjaga Makkah", tidak layak sang Raja berfoya-foya dengan menghamburkan uang 130 miliar rupiah hanya untuk berlibur ke Bali, disaat banyak umat Islam lain di dunia di bawah garis kemiskinan dan perilaku itu mencoreng ahlak Nabi Muhammad SAW yang dikenal sangat sederhana dan bersahaja.

Alasan kedua, menolak sistem Monarkhi atau Kerajaan pada "penjaga Makkah", yang seharusnya berdasarkan sistem yang mereka usung yaitu Khilafah. Bagaimana mungkin teriak-teriak khilafah di seluruh dunia, tapi Makkah sendiri dibawah sistem kerajaan?

Tapi, ndilalah, bukannya demo menolak mereka malah mengagung-agungkankan si Raja dan kekayaannya yang sia-sia itu.
Dimana logikanya?

"Logika? Apa itu logika? Kami hanya berpatokan pada Alquran dan hadis! Titik!"


Permisi, mau nonton "The Walking Dead" dulu sambil seruput kopi dan menunggu yang marah-marah.