Minggu, 24 Desember 2017

SELAMAT NATAL, PAK AHOK

Ahok
Selamat Natal Pak Ahok
Selamat malam, pak Ahok..

Malam ini tiba-tiba aku rindu padamu. Mungkin bukan hanya aku, tapi banyak dari kami yang merindukanmu..


Ini malam yang berbahagia bagimu.

Dan pasti engkau merayakannya tidak sendirian. Keluargamu berkumpul untuk bersamamu, karena inilah malam pertama engkau merayakan Natal dalam situasi yang sunyi bagimu.

Terberkatilah engkau dan keluargamu yang pemberani. Yang mampu menghadapi semua badai ini dengan kepala tegak dan kaki tetap berdiri. Seperti Jesus yang tidak berlari meski fitnah menyerangnya dari segala sisi..

Selamat malam, pak Ahok..

Tanpa banyak disadari, engkau memberi banyak pelajaran bagi kami. Pelajaran bagaimana seharusnya menjadi manusia sejati. Yang hidup berfungsi dan kelak mati berarti.

Tubuhmu boleh terpenjara. Tapi spiritmu ada dimana-mana.


Nyala api kecil di dada kami seperti lilin-lilin yang dinyalakan di malam yang suci. Engkau menjadi terang seperti apa yang kau yakini. Engkau menjadi garam dalam kehidupan yang penuh dusta ini..

Engkau adalah tonggak kebangkitan bagi jiwa-jiwa pemberani. Mereka-mereka yang kini bersuara lantang karena terinspirasi..

Tidak ada yang terjadi tanpa makna dan arti. Dari peristiwalah Tuhan mengajarkan banyak hal kepada kita. Dari peristiwalah kita semua menjadi dewasa.

Selamat Natal, pak Ahok..

Engkau bukan saudaraku seiman, tapi dari engkaulah aku belajar tentang sisi lain kemanusiaan.


Ditemani secangkir kopi, ijinkan aku menyanyikan kidung untukmu sebagai penyejuk hati..

“Silent night.. holy night..
All is calm all is bright..
Round yon virgin mother and child
Holy infant so tender and mild
Sleep in heavenly peace.
Sleep in heavenly peace...”


Selamat Natal, pak Ahok. Salam sejahtera untukmu dan keluargamu..