Selasa, 27 Februari 2018

ADA RAISA DI TENGAH MASSA

Sidang PK Ahok
Mobil Polisi

Saya tertarik waktu sidang PK Ahok kemaren, bukan pada demonya, tapi yang membubarkan demonya..

Polisi punya nama keren untuk mobil pembubar demo, namanya Raisa. Raisa yang ini bukan penyanyi terkenal itu, tapi singkatan dari Pengurai Massa.

Keunggulan Raisa ini dia punya pengeras suara yang sangat keras dan memekakkan telinga, sehingga bisa dipastikan yang dekat2 ma Raisa telinganya langsung budek dan lari.

Saya kagum dengan solusi yang dibawa Polri dengan memakai mobil bersuara keras ini, bukan water canon seperti biasanya. Dan saya lebih salut lagi ketika namanya berunsur feminin, bukan maskulin seperti Togar atau Halilintar.

Polisi mungkin tahu, untuk membubarkan pasukan bibib jangan dikasi yang maskulin2, karena mereka pasti ngajak berantem.

Tapi dikasi yang feminin biar mereka jinak-jinak merpati, dekat sambil malu-malu kambing, dan senyum menggoda, "maaf ukhti, kita belum halal nih..". Baru pas dengar suaranya, langsung terbirit-birit menjauh sambil menggerutu, "Cantik-cantik kentutnya nyaring.."

Mungkin Raisa ini adalah prototype terbaru untuk kendaraan pembubar pendemo lainnya yang disiapkan Polri. Dan saya ingin mencoba menyumbang nama feminin kepada Polri untuk prototype pembubar demo selanjutnya.

1. Dian Sastro = Kendaraan Pisah dan Terobos.
2. Ayu Ting Ting = Ayunkan, Tingkatkan dan Tinggalkan.
3. Ratna Sarumpaet = Kendaraan bertenaga Sikat, Rubuhkan, pisahkan dan Gaet.
4. Milea = Minggirkan Kelompok Massa
5. Via Valen, ini kendaraan berisi speaker keras supaya pendemo bisa dangdutan sambil nyanyi jaran goyang.

Semoga proposal ini disetujui.. Mari pak Polisi, seruput kopi..