Jumat, 02 Maret 2018

WHITE HELMETS & PABRIK HOAX

White Helmets
White Helmets

Bicara hoax, kita harus bicara tentang Produsen Hoax terbesar abad ini..

Namanya White helmets. Ini adalah organisasi "pura-pura" kemanusiaan, yang bertujuan membangun propaganda di Suriah.

WH didirikan pada Maret 2013 di Turki dan dipimpin oleh James Le Mesurier, mantan agen intel Inggris dengan rekam jejak di berbagai kawasan konflik (Bosnia, Kosovo, Irak, Lebanon, Palestina). Dana awal pendirian WH adalah 300 ribu dollar dan selanjutnya menerima donasi jutaan dollar (suplai logistik disediakan oleh Turki).

Salah satu agenda White Helmets adalah membuat skenario film dan foto bagaimana menjatuhkan pemerintahan Suriah yang sah. Mereka punya produser, sutradara sampai aktor dan aktris mulai kakek sampai anak kecil untuk membuat film ala Hollywood.

Dalam film-film itu, White Helmets tampil sebagai pahlawan dengan menyelamatkan "korban". Tapi sebenarnya mereka membangun propaganda bahwa pemerintah Suriahlah pelaku utama kejahatan.

Ratusan ribu film dan foto digelontorkan White Helmets ke media-media Internasional dan disebarkan lebih massif oleh televisi sekelas CNN, BBC, AlJazeera dan lain2.

Tujuannya adalah membangun persepsi bahwa Bashar Assad Presiden Suriah layak dijadikan penjahat perang karena sudah membunuh ribuan warganya sendiri. Dan diharapkan juga dunia Internasional turun membantu perang melawan Bashar Assad.

Ketika White Helmets berdiri di Indonesia, saya termasuk orang yang sangat khawatir akan agenda yang mereka bawa.

Tapi untunglah, melalui edukasi terus menerus membuka topeng siapa mereka, White Helmets Indonesia tidak bisa berkembang besar. Postingan kegiatan terakhir mereka di media sosial terakhir tercatat bulan Juli 2017.

Meski begitu, kita harus berhati-hati dengan model donasi bertagar #Save yang dikelola oleh lembaga kemanusiaan lokal dan internasional. Karena begitulah White Helmets mendanai biaya operasional kejahatannya dengan donasi dari seluruh warga yang "simpati" dan mudah berurai airmata.

Kelompok Saracen dan The Family MCA belum setara White Helmets dalam propagandanya. Merekapun baru terafiliasi oleh kepentingan politik lokal yang memanfaatkan jasa fitnah mereka dalam pilkada.

Tetapi sangat mungkin ketika mereka berhasil, mereka akan diguyuri dana jutaan dollar dari luar untuk melakukan propaganda berkelas internasional seperti White Helmets.

Karena mereka sudah punya "jaringan".

Itulah kenapa pelaku2 fitnah itu ada yang model dosen seperti TW, wanita yang ditangkap sebagai salah satu koordinator. Jaringan internasional sangat mungkin sedang dibangun untuk meluaskan medan perang dengan tujuan merusak keutuhan kita.

Memangnya sesudah di Suriah kelompok ini dipukul mundur, mereka ingin melanjutkan perangnya dimana? Tentu Asia. Dan Indonesia adalah negara yang sangat layak dijadikan basis terorisme Internasional berkedok agama..

Perang kita belum selesai, bahkan bisa dibilang baru mulai.

Mulai cerdaskan diri supaya tidak termakan propaganda mereka yang mengatas-namakan kemanusiaan. Paling mudah memang memainkan emosi kesedihan, tapi disaat yang sama mereka memainkan agenda politik besar mereka yang bertujuan untuk membantai umat manusia juga..

Salam secangkir kopi, wahai para pejuang di media sosial...

Membela tanah air tidak harus dengan mengangkat senjata, cukup dengan membuka kedok dan agenda2 besar mereka..