Rabu, 06 Juni 2018

RIZIEQ SHIHAB, PULANGLAH. KASUSMU SUDAH SP3 KATANYA

Kasus Chat Seks
Habib Rizieq

Rame pertanyaan ke saya, "Benarkah kasus Rizieq yang chat sex akan di SP3?"

Saya sempat bingung, "Ada apa lagi ini ?" Kemudian saya baca-baca ternyata memang ada berita di detik bahwa Kapitra "mengklaim" bahwa polisi sudah menghentikan penyidikan tentang kasus chat sex Rizieq Shihab.

Saya kasi tanda kurung pada kata "mengklaim", karena ini memang hanya klaim sepihak dari pihak Kapitra Ampera, pengacara Rizieq.

Kalau urusan klaim mengklaim memang mereka jagonya. Bahkan sejak dulu klaim mau berangkat perang ke Palestina dan klaim Rizieq pulang disambut satu juta orang, tidak pernah ada buktinya. Klaim dulu, senyum kecut belakangan...

Kenapa butuh klaim bahwa kasus chat sex Rizieq Shihab sudah dihentikan polisi ?

Karena ini tahun politik, dan tahun ini mereka butuh penyemangat baru supaya jangan loyo. Dan seperti biasa, semangat mereka dipompakan oleh onani pikiran yang disebarkan ke golongan masyarakat yang percaya pada mereka..

Ibaratnya mereka sedang memainkan genderang tari-tarian, supaya pendukung dan lawan mereka bisa menari dengan tabuhan genderang itu. Dan pasti ada yang ikut menari karena terbawa emosi sesaat..

Meski demikian, sebagai orang kritis, kita harus berpikiran terbuka..

Belum ada pernyataan resmi dari Polda Metro Jaya, tentang kasus SP3 itu. Jadi gak usah banyak spekulasi. Kita baru bereaksi ketika sudah ada pernyataan resmi..

Proses penyidikan yang belum selesai, memang menjadi bukti bahwa tudingan polisi melakukan kriminalisasi tidak terbukti. Polisi profesional dalam urusan ini dan berpatokan pada langkah hukum bukan pada tekanan siapapun.

Lagian, kalau memang tidak bersalah kenapa Rizieq Shihab tidak berani pulang untuk membuktikan kejantanannya? Jantan dong, pulang dan hadapi semua dengan kepala tegak. Bukan diam di negeri orang sambil teriak sana sini.

Atau memang benar kata seorang teman, bahwa paspornya sudah habis masa berlakunya sehingga tidak bisa pulang?? Kalau begitu Rizieq menjadi stateless atau tidak punya kewarga-negaraan.

Memang supaya jelas bagaimana akhir dari "kisah kasih di sekolah" ini berakhir, Rizieq harus pulang dulu. Jangan "malu aku malu, pada semut merah, yang berbaris di dinding menatapnya curiga".

Kalau gitu kita ramaikan tagar #2018Rizieqpulang biar kita bisa tahu bahwa ia tidak berdosa dan "suci dalam debu" seperti adanya..

Ayo tuntaskan supaya mama Firza pun bisa lega dan tersenyum seperti sedia kala. With Lobe..