Senin, 11 Februari 2019

Jangan Pilih Caleg Yang Takut Pasang Foto Jokowi

Joko Widodo
Ikrar
"Para caleg itu tidak mau pasang foto Jokowi. Bahkan banyak juga yang dari PDI.."

Begitu pernyataan seorang relawan yang juga peserta diskusi "TerimaKasih, Jokowi" di Bandung tadi. Relawan yang bergerak di lapangan menemukan banyak fakta bahwa para caleg dari partai pendukung merasa takut jika memasang foto Jokowi di baliho dan spanduk kampanyenya.

Kenapa ? Mereka takut tidak dipilih oleh warga yang tidak suka pada Jokowi.

Kenyataan itu memang menyakitkan hati. Di banyak daerah terutama Jawa Barat yang saya kelilingi, sedikit sekali foto seorang Caleg berdampingan dengan gambar Jokowi-KMA di materi kampanye mereka. Foto merekalah yang besar-besar tiada tara.

Menyedihkan memang, tapi itulah yang terjadi dan bukan rahasia lagi.

"Apa yang harus dilakukan, bang ?" Tanyanya pedih.

Sang relawan itu sendiri berjuang mati-matian dari pintu ke pintu untuk mengenalkan wajah Jokowi ke warga-warga terutama yang tidak tersentuh teknologi. Dia bukan caleg dan tidak menuntut apa-apa kecuali itu bagian dari perangnya pribadi. Perang untuk mengawal orang yang tepat memimpin negeri ini.

"Jangan dipilih Caleg yang takut memasang foto Jokowi di materi kampanyenya.." Pesanku.

"Jika mereka dalam kampanye saja sudah takut memasang foto Jokowi karena bisa tidak dipilih, mereka juga ketika sudah duduk di parlemen akan takut membela kepentingan kita nanti. Para penakut tidak perlu dibela, yang perlu kita dukung adalah para pemberani.

Karena para penakut hanya berfikir untuk kepentingannya sendiri !"

Para peserta bergemuruh, bersemangat. Mereka memang kecewa karena menemukan banyak fakta di lingkungan mereka. Ketika para Caleg oposisi dengan bangga memamerkan foto Prabowo-Sandi, Caleg petahana malah malu-malu menyatakan dukungannya hanya karena takut tidak kepilih.

Takut tidak terpilih ?

Kalau penakut, mending diam di rumah saja dan tidak perlu sibuk memamerkan diri. Perjuangan itu seharusnya mempunyai pemikiran yang jauh lebih besar daripada urusan perut pribadi.

Akhirnya kami yang hadir sepakat, kami tidak akan memilih para Caleg yang hanya memikirkan dirinya sendiri. Kami adalah relawan Jokowi untuk kemajuan negeri.

Curilah hati kami, jika kalian para Caleg ingin kami coblos nanti. Bagaimana kami bisa memilihmu jika sedikitpun tidak ada perhatianmu siapa yang akan memimpin negeri ini nanti ?

Seharusnya para Caleg belajar dari secangkir kopi. Jika ingin memberi nikmat sejati, maka jadilah pemberani. Karena hanya pemberani yang mengenal para pemberani.

Para penakut jangan pernah bermimpi untuk bisa merubah wajah negeri ini. Rubahlah diri kalian dulu, sebelum kalian berjanji "Kami akan menjadi suara rakyat yang kalian percayai.."

Setuju, lurrrr? Angkat kopinya.

Artikel Terpopuler