Minggu, 17 Februari 2019

RISALAH KENTUT AHMAD DHANI

Ahmad Dhani
Ahmad Dhani
Baca tentang Ahmad Dhani yang setiap malam di kentutin teman selnya di penjara, saya prihatin juga.

Kebayang saya pada posisi dia, yang tidur kayak pindang di sel sempit berisi 15 orang, dengan kepala berhadapan ma pantat orang, dan bunyi keras tiap jam yang mengagetkan.

15 orang, bayangkan... dengan nada yang berbeda mulai dari kunci C Aminor Dminor ke G, ke C lagi Aminor.. mirip lagu grup band Kuburan.

Padahal siangnya mereka makan macam2, mulai ubi, jengkol sampe telur asin yang udah agak basi. Pada saat bau itu lewat ke hidung, manusia sudah berada pada ambang batas hidup dan mati.

Tapi saya yakin, Ahmad Dhani pasti bertahan. Dia musisi yang kreatif dan pasti akhirnya terinspirasi dengan situasi. Bisa saja dia malah mencipta lagu bagus, menggambarkan apa yang terjadi.

Seperti misalnya, dia menghibur diri dengan menyanyikan lagu lamanya hanya liriknya yang diubah sesuai suasana.

Misalnya pas kepalanya ada di pantat teman selnya, lalu terdengar suara "Preeett" yang menggema, Dhani lalu bersenandung, "Melati, maafkan aku lagi.. Ternyata ini bau terasi. Padahal tadi makan ubi, kenapa yang keluar, bikin matiii.." diambil dari lagunya "Kita (semestinya) satu hati".

Atau ketika agak malam, terdengar lagi persis di telinganya suara keras "braattt", Dhani langsung menyanyi, "Apa tak ada bunyi yang lainnn. Bunyi yang ini sangatlah asingg. Wo o oo.." diambil dari lagunya, "Tak akan ada cinta yang lain".

Bahkan ketika ada kentut yang bunyinya malu-malu meski baunya membunuh seperti "psssss", Dhani pun refleks mengambil nada, "Terdengar lirih bisikanmu, diantara celana sobekmu, nadanya sangat sopann, baunya gak nahannn, membuatku pingsan.." yang diambil dari hitsnya Dewa "aku milikmu".

Wataknya Dhani tidak mau kalah. Tengah malam dia mengendap2 dan langsung menempelkan bokongnya ke kepala teman selnya dan langsung mengeluarkan semua isinya dengan bunyi seperti knalpot bocor "Prat, prapat, praapatatatt" panjang lalu bersenandung, "Terbau, terbau.. kupersembahkan untukmu yang terbauuu.." diambil dari lagu lamanya "Terbaik, terbaik".

Yah begitulah Dhani, situasi silit eh sulit tidak membuatnya kehilangan kreatif. Mungkin malah keluar dari sana dia membuat album berjudul "Laskar Kentut" atau "Kentut Picisan".

Kita tunggu saja karyanya.

Seruput kopi dulu.... "Plung".

Artikel Terpopuler